PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Roadshow Bus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tiba di Kabupaten Pandeglang, Banten, yang dikenal sebagai Kota Badak. Kehadiran bus KPK ini tepatnya di Alun-alun Pandeglang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan tindak pidana korupsi.
Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK RI, Yonathandemme Tangdilintin, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya KPK di bidang pendidikan dan pencegahan korupsi. KPK berusaha menjalin komunikasi dengan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah, termasuk Pemkab Pandeglang.
“Sebelumnya, Ibu Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Pandeglang akan berusaha menjaga integritas dalam pengelolaan pemerintahan,” kata Yonathandemme, Kamis 29 Agustus 2024.
Dikatakannya, KPU mendorong agar tata kelola pemerintahan di Kabupaten Pandeglang dijalankan secara pruden dan akuntabel.
“Tentunya kami di KPK sangat mendorong itu, dengan tujuan akhir memastikan pengelolaan pemerintahan berjalan pruden dan akuntabel,” ujarnya.
Yonathandemme menjelaskan bahwa roadshow Bus KPK ini diinisiasi agar seluruh komponen masyarakat dapat berperan aktif dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, pengentasan korupsi tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.
“Kami memberikan edukasi tentang pendidikan antikorupsi, karena ini pekerjaan jangka panjang, mulai dari menginsersi pendidikan dari level Taman Kanak-kanak hingga perguruan tinggi. KPK tidak bisa bergerak sendiri tanpa dukungan stakeholder masyarakat dan teman-teman media,” jelasnya.
Yonathandemme menekankan pentingnya semua elemen masyarakat untuk terus menggelorakan nilai-nilai integritas di segala aspek kehidupan.
Sementara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan Gebyar Jelajah Negeri untuk membangun kesadaran antikorupsi yang digelar oleh KPK. Menurutnya pencegahan korupsi adalah kerja bersama yang melibatkan seluruh elemen pentahelix.
“Kebetulan tahun ini giliran Banten, Pandeglang dan Lebak sudah terlebih dahulu. Kami sangat menunggu-nunggu kegiatan ini, karena ini kerja bareng-bareng,” katanya.
Irna melanjutkan program pencegahan korupsi dimulai sejak dini. Menurutnya, konsep kegiatan ini lebih menarik dan santai, namun tetap ada sisi sosial kontrolnya.
“Ada juga sarana pendidikan kepada anak-anak, ada lomba, dan kehadiran mobil KPK. Bagaimana kita bersama-sama membudayakan perilaku baik, integritas, dan kejujuran yang harus dimulai sejak dini,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa perilaku korupsi perlu dicegah mulai dari lingkungan rumah tangga, sehingga masyarakat bisa teredukasi melalui acara roadshow bus KPK ini.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya











