TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Marshel Widianto tidak terlihat saat Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan mendatangi kantor KPU Tangsel untuk mendaftar calon Walikota dan Wakil Walikota Tangsel.
Dalam konfrensi pers di kantor DPC Gerindra Tangsel pada Rabu, 28 Agustus 2024, Marshel menyatakan mundur dari kontestasi Pilkada Tangsel dan siap mendukung Ben-Pilar.
Saat itu, wartawan bertanya kepada Marshel, apakah akan menjadi tim juru kampanye Ben-Pilar.
Marshel kemudian meneruskan pertanyaan wartawan itu kepada Benyamin dan Pilar yang duduk di sebelahnya.
“Bagaimana pak Benyamin, mas Pilar?” tanyanya.
Benyamin menjawab, dengan senang hati.
“Kalau begitu saya siap untuk menjadi tim sukses pak Benyamin dan mas Pilar,” ujar Marshel.
Bakal calon Walikota Tangsel dan bakal calon Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan, datang dengan kekuatan besar saat mendaftar di KPU Kota Tangsel pada Kamis, 29 Agustus 2024.
Benyamin-Pilar diantar langsung oleh bakal calon Gubernur Banten, Airin Rachmi Diany, yang juga Ketua DPD Golkar Tangsel.
Ben-Pilar diarak ribuan massa pendukungnya dan dikawal 16 ketua partai politik (parpol).
Benyamin-Pilar kompak mengenakan kemeja hijau toska, kemeja yang pernah digunakannya bersama Pilar di Pilkada 2011.
Bahkan, jauh sebelum itu, pakaian hijau toska juga sudah ia perkenalkan saat mendampingi Airin di Pilkada 2011.
Tiba pukul 15.00 WIB di kantor KPU Tangsel, Benyamin kemudian disambut langsung Ketua KPU Tangsel, M Taufiq MZ.
Dalam pidatonya, Benyamin mengucapkan terima kasih telah diterima KPU Tangsel untuk mendaftar.
“Harapan kami tentunya persyaratan yang kami sampaikan dapat memenuhi persyaratan, sehingga kami bisa melanjutkan tahapan berikutnya,” ujar Benyamin.
Ketua KPU Kota Tangsel, M Taufiq MZ, mengatakan, Benyamin-Davnie menjadi paslon pertama yang mendaftar Pilkada Tangsel 2024.
Menurutnya, dalam Pasal 97 ayat (4) PKPU No. 8 Tahun 2024 tentang Pencalonan Gubernur, Bupati dan Walikota, bahwa pimpinan parpol tingkat provinsi atau kabupaten/kota pengusul paslon harus hadir pada saat pendaftaran.
“Setelah kami absen, 16 partai pengusung Benyamin-Pilar sudah hadir, baik ketua dan sekretarisnya,” ujar Taufiq. (*)
Editor: Agus Priwandono











