TANGSEL,RADARBANTEN.CO.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memproyeksikan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangsel tahun 2025 sebesar Rp 4,5 triliun atau tepatnya Rp 4.518.529.672.249.
Proyeksi APBD tahun 2025 ini dibahas Pemkot Tangsel bersama DPRD Tangsel dalam Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pidato Walikota Tangsel perihal nota keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD tahun 2025, di gedung DPRD Tangsel, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel, Kamis 12 September 2024.
Walikota Tangsel Benyamin Davnie dalam pidatonya mengatakan, rincian APBD 2025 meliputi Pendapatan Daerah dianggarkan sebesar Rp 4 triliun atau Rp 4.088.529.672.249, dengan rincian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan Rp 2.575.511.876.639 yang bersumber dari Pajak Daerah sebesar Rp 2.352.408.660.390, Retribusi Daerah sebesar Rp134.675.065.000, Hasil Kekayaan Daerah yang dipisahkan sebesar Rp 735.000.000, Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah sebesar Rp 87.693.151.249
“Kemudian, pada Pendapatan Transfer dialokasikan sebesar Rp 1.513.017.795.610 dengan rincian Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat
sebesar Rp 1.232.426.456.000, Pendapatan Transfer Antar Daerah sebesar Rp 280.591.339.610,” ungkap Benyamin.
Benyamin mengatakan, proyeksi APBD tahun 2025 juga merupakan penjabaran dari rencana pembangunan jangka menengah 2021-2026, dengan tema pembangunan daerah Tahun 2025 adalah “Peningkatan Kualitas Tangsel Unggul, Inovatif dan Layak Huni”.
Menurutnya, guna percepatan pencapaian pembangunan tersebut, ditetapkan 4 prioritas pembangunan di tahun 2025, meliputi peningkatan kualitas dan kompetensi sumberdaya manusia, mendorong pertumbuhan investasi sektor perdagangan dan jasa termasuk ekonomi kreatif, meningkatan konektivitas dan kualitas sarana dan prasarana perkotaan, serta penguatan kualitas pelayanan publik melalui inovasi tata kelola pemerintahan.
Sementara itu Belanja Daerah Tahun 2025 direncanakan sebesar Rp 4.468.529.672.249, adapun alokasinya untuk Belanja Operasi sebesar Rp 3.235.764.477.253, Belanja Pegawai dialokasikan sebesar Rp 1.301.275.621.970, Belanja Barang dan Jasa dialokasikan sebesar
Rp 1.781.356.628.283, Belanja Hibah dialokasikan sebesar Rp 153.132.227.000.
Reporter: Syaiful Adha











