LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Keunikan budaya Masyarakat Kasepuhan Adat Citorek sudah terkenal salah satunya budidaya ikan mas jumbo yang beratnya mencapai 5-15 kilogram per ekornya. Diketahui budidaya ikan mas jumbo tersebar di aliran Sungai Citorek, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.
Budidaya ikan mas jumbo hampir dimiliki setiap kepala keluarga di Desa Citorek. Bahkan dalam satu berok atau keramba ikan terdapat puluhan hingga ratusan ikan mas jumbo yang berada didalamnya.
Ikan berukuran jumbo ini, tidak sembarang dikonsumsi dan akan dimasak saat acara syukuran dan pernikahan di lingkungan Masyarakat Kasepuhan Citorek.
“Kalau untuk dimasak mungkin jarang, ya. Karena biasanya kalau masyarakat di sini kalau mau masak itu harus ada kayak selamatan atau acara pernikahan,” kata Ruswana Pemuda Adat Desa Citorek, Selasa 15 Oktober 2024.
Ia menjelaskan, bahwa ada ribuan ikan yang dibudidayakan oleh masyarakat ada Citorek di sepanjanga sungai Citorek yang melintasi desa adat.
“Ribuan, karena kan dari berok aja dari sana sampai ujung, sampai ujung desa itu hampir setiap satu keluarga punya satu berok. Dalam satu berok itu kan ada yang 20, 30, bahkan sampai ratusan, gitu,” terang Ruswana.
Ia menjelaskan keberadaan ikan ukuran jumbo tidak diperjualbelikan oleh warga seperti di pasaran. Namun untuk warga yang berminat bisa membeli dengan harga hingga jutaan rupiah tergantung ukuran.
“Kadang gimana yang punya rangkeng atau berok, kalau yang punya rangkeng yang mau melihara banyak ya bisa. Kalau mau sedikit juga nggak apa-apa, ucapnya. Sebetulnya kalau untuk dijual kayak diperdagangkan itu enggak juga sih,” tuturnya.
“Tapi kalau ada yang datang biasanya kan dari luar, mau beli katanya mungkin dengan harga yang sedikit mahal, gitu. Kayak misalkan yang ukuran 5 kilo itu bisa sampai 700 sampai 1 juta, gitu. Terus yang 10 kilo, nah itu bisa berapa juta, gitu. Tergantung daripada kesepakatan si pembeli dan yang punya rangkeng,” tambahnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











