SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Perayaan hari jadi Desa Sukasari ke-42 tahun berlangsung sangat meriah. Ribuan warga Desa Sukasari tumpah ruah di halaman kantor desa untuk memperingati terbentuknya desa mereka.
Ada berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada perayaan hari jadi, mulai dari penampilan kesenian tradisional, pelaksanaan berbagai perlombaan, sedekah bumi hingga tablig akbar.
Warga yang merupakan perwakilan dari masing-masing RW terlihat mengikuti kegiatan karnaval peringatan hari jadi Desa Sukasari dengan membawa berbagai perlengkapan, mulai dari kostum unik, hingga membawa hasil bumi untuk melakukan sedekah bumi.
Kepala Desa Sukasari, Nano Bayu Laksono mengatakan, sedekah bumi merupakan bentuk rasa syukur masyarakat Desa Sukasari kepada Allah atas hasil bumi yang mereka dapatkan.
“Sedekah bumi ini merupakan tradisi yang sudah dilakukan sejak dulu. Jadi ini harus terus dilanjutkan karena ini jadi kearifan lokal dan jadi bagian dari pelestarian sejarah Desa Sukasari,” katanya saat ditemui Selasa 15 Oktober 2024.
Ia mengatakan, sedekah bumi merupakan salah satu bentuk rasa syukur masyarakat Kabupaten Serang atas rezeki yang mereka terima melalui hasil bumi yang sangat melimpah. Dahulu, kegiatan ini dilaksanakan setiap memasuki masa panen.
“Ini sebagai bentuk masa syukur masyarakat, memang banyak warga yang berprofesi sebagai petani. Makanya melalui momentum ini patut kita syukuri dalam momentum HUT desa Sukasari ini,” ujarnya.
Nano mengungkapkan, salah satu upaya yang dilaksanakan untuk melestarikan tradisi sedekah bumi ialah dengan menjadikannya kegiatan rutin saat peringatan HUT desa Sukasari. “Ini akan jadi kegiatan rutin desa. Ini salah satu upaya untuk melestarikan tradisi lokal,” ujarnya.
Nano mengatakan, usia 42 tahun merupakan usia yang cukup matang. Ia berharap, bertambahnya usia Desa Sukasari, pembangunan bisa semakin pesat di Desa Sukasari.
“Tentu diharapkan, sinergitas dengan lembang pemerintah baik di tingkat desa hingga kabupaten bisa terjalin dengan baik, sehingga bisa mewujudkan pembangunan dan menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim mengatakan, sebagai putra daerah Kecamatan Tunjung Teja, ia mengaku ingin pembangunan di Kecamatan Tuntung Teja khususnya di Desa Sukasari dapat berjalan baik dan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.
“Pembangunan di Desa Sukasari harus dilanjutkan, sehingga semakin maju. Tentu ini butuh kebersamaan dan dukungan dari masyarakat” jelasnya.
Selain pembangunan Infrastruktur, Fahmi juga menginginkan agar warga Sukasari bisa memaksimalkan potensi alam yang mereka miliki sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar.
“Jadi potensi yang ada di Desa Sukasari ini harus kita tonjolkan dan kenalkan kepada masyarakat luar. Kita ingin produk-produk UMKM di Desa Sukasari juga dapat lebih dikenal sehingga bisa membangkitkan perekonomian warga,” katanya.
Pihaknya mengaku akan terus memberikan support kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik di sektor infrastruktur, ekonomi, pendidikan dan kesehatan.
“Tentunya kebersamaan dan gotong royong serta kekeluargaan harus terus dijaga untuk mencapai kemajuan Desa Sukasari,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











