PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang menanggapi fenomena munculnya ikan-ikan yang naik ke daratan di Pantai Lagundi Carita, Desa Sukajadi, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Pandeglang, Riza Ahmad Kurniawan, mengatakan bahwa fenomena ikan-ikan naik ke daratan di Pantai Lagundi, Carita tidak ada hubungannya dengan potensi bencana alam.
“Memang benar kemarin ada laporan mengenai ikan yang naik ke pantai atau daratan. Namun, setelah kami analisis, saya tegaskan bahwa kejadian ini tidak ada hubungannya dengan bencana,” ungkap Riza, Senin, 4 November 2024.
Riza menjelaskan bahwa fenomena ini terjadi akibat perubahan alami yang biasa terjadi saat peralihan musim dari kemarau ke musim hujan.
Perubahan suhu air yang signifikan menjadi salah satu penyebabnya.
“Saat musim berganti, suhu air bisa berubah drastis, baik meningkat maupun menurun. Jika suhu air naik secara signifikan, ikan-ikan akan mencari suhu yang lebih nyaman, biasanya di perairan dangkal seperti di pantai,” paparnya.
Riza menambahkan, peningkatan suhu air dapat menyebabkan kadar oksigen terlarut menipis, sehingga ikan terpaksa bermigrasi ke perairan dangkal untuk mendapatkan oksigen yang cukup.
“Ketika kadar oksigen rendah, ikan-ikan tersebut mencari tempat dengan kadar oksigen yang lebih tinggi, seperti di perairan dangkal atau bahkan ke daratan,” tuturnya.
Ia menjelaskan, kemunculan ikan-ikan tersebut merupakan fenomena alam yang dipicu oleh peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.
“Tidak ada kaitannya dengan bencana apa pun,” tegasnya.
Fenomena alam di Pantai Lagundi pada Minggu, 2 November 2024, sekira pukul 14.45 WIB itu sempat membuat heboh.
Ribuan ikan Cekong atau Cireng naik ke daratan di Pantai Lagundi.
Editor: Agus Priwandono











