PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Tangerang Selatan merintis pembentukan Kampung Inggris di Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang. Selain itu, UMN juga mencetak 58 warga Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang menjadi perajin batik tulis.
Sebelum membentuk Kampung Inggris, UMN terlebih dahulu membuka kursus bahasa Inggris yang diikuti oleh warga Desa Bandung, Kecamatan Banjar.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Multimedia Nusantara, Winarno mengatakan, LPPM Universitas Multimedia Nusantara menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Bandung.
“Ini berupa pelatihan membatik bagi warga Desa Bandung. Dan kemudian dilanjutkan juga dengan pelatihan bahasa Inggris,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Minggu, 10 November 2024.
Winarno menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung, Desa Bandung, sebagai Desa Wisata,
“Adapun untuk kegiatan pelatihan membatik itu akan menghasilkan, produk-produk kerajinan batik. Dan juga sekaligus dapat dijadikan obyek wisata pelatihan membatik bagi wisatawan yang nantinya berkunjung ke Desa Bandung,” katanya.
Sedangkan untuk pelatihan bahasa Inggris dimaksudkan untuk mempersiapkan warga Desa Bandung agar nantinya dapat berkomunikasi dengan wisatawan asing.
“Yang mungkin akan berkunjung ke Desa Bandung. Dan selanjutnya kita juga berharap nantinya di Desa Bandung ini dapat dijadikan kampung Inggris atau Bandung England Village (Desa Bahasa Inggris) ke depannya,” katanya.
Apabila nanti masyarakat sudah siap dalam penggunaan bahasa Inggris. Dengan adanya Bandung Inggris Village ini juga nanti menjadikan Desa Bandung ini tempat belajar bahasa Inggris bagi masyarakat Pandeglang maupun Provinsi Banten umumnya.
Kepala Desa Bandung Wahyu Kusnadiharja menyambut baik, dengan upaya UMN membantu merintis Kampung Inggris di Desa Bandung.
“Dengan membuka kursus bahasa Inggris dan saat ini sudah mulai berjalan,” katanya.
Editor: Mastur Huda











