LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Dua BUMD milik Pemkab Lebak akan mendapat dana penyertaan modal pada 2025. Suntikan modal itu telah dialokasikan anggarannya oleh Pemkab Lebak.
BUMD yang akan mendapat dana penyertaan modal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Lebak 2025 yaitu, PT LKM Rangkasbitung dan PT BPR Lebak Sejahtera.
“Ya, tahun 2025 direncanakan penyertaan modal untuk dua BUMD, yaitu LKM Rangkasbitung dan BPR Lebak Rp 1,8 miliar. LKM Rp 700 juta dan BPR Rp 1,1 miliar,” kata Asisten Daerah (Asda) II Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Lebak, Ajis Suhendi, Senin, 9 Desember 2024.
Dia mengatakan, masalah kecukupan permodalan bagi entitas bisnis seperti perbankan, apalagi bagi BPR dan LKM yang melayani rakyat kecil dan UMKM diperlukan modal yang kuat sangat penting dan strategis.
“Diharapkan, dengan modal yang kuat, tak terkecuali untuk BPR Lebak dan LKM, dapat lebih leluasa beroperasi dan menghasilkan deviden yang tinggi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujarnya.
Penyertaan modal untuk PT BPR Lebak Sejahtera diperuntukan untuk pendampingan program Kementerian Pertanian RI, yaitu The Development of Integrated Farming System in Upland Area (Upland). Dalam program itu, Kabupaten Lebak menjadi salah satu daerah yang dipilih untuk lokasi pelaksanaan kegiatan upland project pada lahan seluas kurang lebih 500 hektare dengan komoditas manggis.
Editor: Agus Priwandono











