slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Pandeglang

Ribuan Hektare Tanaman Padi di Pandeglang Terendam, Petani Bakal Rugi Ratusan Miliar

Purnama Irawan by Purnama Irawan
09-12-2024 16:43:59
in Pandeglang, Utama
Ribuan Hektare Tanaman Padi di Pandeglang Terendam, Petani Bakal Rugi Ratusan Miliar
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tanaman padi di lahan seluas 4.340,8 hektare terancam puso akibat banjir. Tanaman padi yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Pandeglang itu terendam air selama lima hari lebih.

Ribuan hektare sawah yang terendam itu berada di Kecamatan CIkeusik, Panimbang, Sobang, Munjul, Angsana, Sindangresmi, Saketi, Bojong, Cisata, Pagelaran, Patia, dan Sukaresmi.

Ke-12 kecamatan tersebut masuk dalam daerah lumbung padi Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, Nasir, mengatakan, berdasarkan laporan POPT (Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan ) terdapat persawahan di 12 kecamatan terdampak bencana banjir.

“Persawahan pertanaman padi itu yang berusia 1-7 hari, ada juga persemaian mulai 10-12 hari. Ini tentu hasil laporan tersebut kurang lebih sekitar 4340,8 hektare yang terdampak banjir,” katanya kepada Radarbanten.co.id di lokasi bencana banjir, Minggu, 8 Desember 2024.

Banjir diakibatkan curah hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya sejumlah aliran sungai. Banjir juga merendam permukiman.

“Tanaman padi seluas 4340,8 hektare itu kemunginan akan busuk dan rusak ketika terendam banjir dalam kurun waktu 5-6 hari,” katanya.

Tanaman padi berpotensi busuk dan gagal panen karena banjir merendam wilayah Pandeglang kurang lebih selama lima hari lebih, sejak Senin, 2 Desember 2024.

“Tentu kita harus berupaya bagaimana cepat, kalau sudah surut untuk menanam kembali. Dan upaya yang kami lakukan, sudah melaporkan ke Pemerintah Pusat,” katanya.

Nasir meminta ada bantuan untuk benih agar bisa ditanam kembali untuk percepatan tanam.

“Kita tahu bahwa bulan Desember ini sebenarnya target Pandeglang itu, luas tambah tanam lebih kurang 21 ribu hektare. Tapi dengan kondisi 12 kecamatan ini, tentu mudah-mudahan bisa ditutupi,” katanya.

Target tambah tanam akan tertutupi. Akan tetapi, pasti akan terhambat karena memang situasi bencana banjir.

“Mudah-mudahan tanam padi yang terendam banjir bisa selamat. Itu yang menjadi harapan kita,” katanya.

Baca Juga :

BPBD Lebak Salurkan 83 Ribu Liter Air Bersih Kepada Warga Terdampak Kemarau

Kemarau, Sembilan Desa di Lebak Krisis Air Bersih

Atasi Ancaman Kekeringan Sawah, Distan Salurkan Puluhan Pompa Air ke Poktan

Pj Sekda Minta Distan Pantau Sawah di Lebak yang Alami Kekeringan

Nasir mengungkapkan, pihaknya segera mungkin melaporkannya kepada Pemerintah Pusat.

“Mudah-mudahan bisa membantu lagi, seperti bantuan yang kemarin kita sudah salurkan sudah disemai ditanam. Tapi banjir menerjang lagi ya, dan harus bagaimana lagi ya, tapi mudah-mudahan Pemerintah Pusat masih bisa membantu, karena ini awal tanam,” katanya.

Nasir berharap, Pemerintah Pusat turut membantu menangani permasalahan banjir di Kabupaten Pandeglang yang hampir terjadi setiap tahun, khususnya di daerah lumbung padi.

“Adapun upaya ke depannya agar tidak lagi terjadi banjir, maka perlu dilakukan normalisasi sungai. Salah satunya normalisasi Sungai Cilatak yang berada di Kecamatan Panimbang,” katanya.

Saat ini, Sungai Cilatak mengalami pendangkalan. Sehingga, dianggap menjadi biang kerok banjir.

“Karena selain mengalami pendangkalan, juga sangat sempit. Ketika hujan sedikit saja langsung meluap,” katanya.

Selain Sungai Cilatak, perlu juga normalisasi Sungai Ciliman dan Sungai Cilemer.

“Sebenarnya yang ingin kami sampaikan, kami menginginkan pembuatan bendungan atau embung yang besar,,” katanya.

“Tapi yakin, pak Presiden RI (Prabowo Subianto) kalau memang ini kebutuhan masyarakat kenapa tidak beli tanah-tanah penduduk yang sekarang didiami, pindah ke area lokasi, jadikan embung di situ. Embung besar dan dampaknya juga akan besar, membutuhkan anggaran miliaran rupiah gitu ya, tapi kita lihat di Serang sudah ada Sindang Heula, di Lebak ada Waduk Karian, sedangkan kita lumbung utama Banten belum ada,” katanya.

Tidak adanya sebuah waduk ini menimbulkan kerugian besar bagi para petani.

“Tinggal dihitung saja, misal 5 ribu hektare, kali saja masing-masing 7 ton per hektare dikalikan kali Rp 6 ribu gabah per kilo, maka mencapai ratusan miliar (Rp210.070.000.000),” katanya.

Kerugian besar itu dialami oleh petani hampir setiap tahunnya.

Oleh karena itu, kebutuhan sebuah bendungan atau waduk menjadi hal wajib direalisasikan.

“Untuk pembuatan bendungan, mohon dipikirkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian dan didorong oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang. Saya kira, pak Menteri PUPR pasti akan mengabulkan,” katanya.

Warga Kecamatan Pagelaran, Mustofa, mengatakan, sawah di wilayahnya baru juga ditanami padi. Namun, telah terendam banjir.

“Tahun 2024 ini, sebagian petani di Pagelaran sudah tiga kali gagal tanam. Awal tahun kena banjir, pertengahan kena kemarau dan akhir tahun banjir,” katanya.

Editor: Agus Priwandono

Tags: BanjirBencana banjircilatakKemaraukementerian pupr rimusim hujanpetani rugi ratusan miliarpusoribuan hektar sawah terendamSungai Cilemertanaman paditanman padi puso
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemkab Lebak Alokasikan Dana Penyertaan Modal Rp 1,8 Miliar ke Dua BUMD

Next Post

Ngeri, Anak SD di Cileles Terjang Derasnya Banjir

Related Posts

BPBD Lebak
Lebak

BPBD Lebak Salurkan 83 Ribu Liter Air Bersih Kepada Warga Terdampak Kemarau

by Nurabidin
Rabu, 22 Juli 2026 15:42

LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, telah mendistribusikan 81 ribu liter air bersih kepada warga yang...

Read moreDetails

Kemarau, Sembilan Desa di Lebak Krisis Air Bersih

Atasi Ancaman Kekeringan Sawah, Distan Salurkan Puluhan Pompa Air ke Poktan

Pj Sekda Minta Distan Pantau Sawah di Lebak yang Alami Kekeringan

Musim Kemarau, Dinkes Lebak Diminta Siapkan Stok Anti Berbisa Ular

Perumdam Tirta Kalimaya Siaga Hadapi Musim Kemarau

Banjir, Fondasi Jembatan Cijango Longsor

Kali Penuh Sampah Rumah Tangga, Edukasi Warga Lebih Penting dari Membersihkan Kali

Kemarau, 23 Kecamatan di Kabupaten Lebak Rawan Kekeringan dan Krisis Air Bersih

BMKG Sebut Musim Kemarau 2026 di Banten Diprediksi Puncaknya Juli-Agustus

Next Post
Ngeri, Anak SD di Cileles Terjang Derasnya Banjir

Ngeri, Anak SD di Cileles Terjang Derasnya Banjir

Pengolahan Sampah Berteknologi RDF Mulai Beroperasi di TPA Rawa Kucing

Pengolahan Sampah Berteknologi RDF Mulai Beroperasi di TPA Rawa Kucing

Habiskan Anggaran Rp 350 Juta, Kejari Serang Renovasi Lima Rumah Tidak Layak Huni

Habiskan Anggaran Rp 350 Juta, Kejari Serang Renovasi Lima Rumah Tidak Layak Huni

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pemkot Serang Gandeng 24 SMP Swasta Gratis Tampung Siswa yang Tak Lolos Negeri

Siswa SD Negeri di Kota Serang Terus Menyusut, Dindik Bakal Lanjutkan Penataan dan Merger Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 11:23
ICMI Orwil Banten Gandeng Bapenda Edukasi Pajak Daerah

ICMI Orwil Banten Gandeng Bapenda Edukasi Pajak Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 11:18
Kapolres Pandeglang Serahkan 8 Motor Hasil Ungkap Curanmor

Kapolres Pandeglang Serahkan 8 Motor Hasil Ungkap Curanmor

Kamis, 23 Juli 2026 11:13
Bupati Lantik Tiga Kepala Dinas dan Direktur RSUD Berkah, Ini Daftar Namanya

Bupati Lantik Tiga Kepala Dinas dan Direktur RSUD Berkah, Ini Daftar Namanya

Kamis, 23 Juli 2026 11:08
Pemprov Banten Ingatkan Warga Berangkat Jadi PMI Lewat Jalur Resmi Usai Kasus Atilah Viral

Pemprov Banten Ingatkan Warga Berangkat Jadi PMI Lewat Jalur Resmi Usai Kasus Atilah Viral

Kamis, 23 Juli 2026 10:44
Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis, Ketua DPRD Lebak Dipanggil Polda Banten

Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis, Ketua DPRD Lebak Dipanggil Polda Banten

Kamis, 23 Juli 2026 09:29
Pemkot Serang Gandeng 24 SMP Swasta Gratis Tampung Siswa yang Tak Lolos Negeri

Siswa SD Negeri di Kota Serang Terus Menyusut, Dindik Bakal Lanjutkan Penataan dan Merger Sekolah

Kamis, 23 Juli 2026 11:23
ICMI Orwil Banten Gandeng Bapenda Edukasi Pajak Daerah

ICMI Orwil Banten Gandeng Bapenda Edukasi Pajak Daerah

Kamis, 23 Juli 2026 11:18
Kapolres Pandeglang Serahkan 8 Motor Hasil Ungkap Curanmor

Kapolres Pandeglang Serahkan 8 Motor Hasil Ungkap Curanmor

Kamis, 23 Juli 2026 11:13
Bupati Lantik Tiga Kepala Dinas dan Direktur RSUD Berkah, Ini Daftar Namanya

Bupati Lantik Tiga Kepala Dinas dan Direktur RSUD Berkah, Ini Daftar Namanya

Kamis, 23 Juli 2026 11:08
Pemprov Banten Ingatkan Warga Berangkat Jadi PMI Lewat Jalur Resmi Usai Kasus Atilah Viral

Pemprov Banten Ingatkan Warga Berangkat Jadi PMI Lewat Jalur Resmi Usai Kasus Atilah Viral

Kamis, 23 Juli 2026 10:44
Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis, Ketua DPRD Lebak Dipanggil Polda Banten

Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis, Ketua DPRD Lebak Dipanggil Polda Banten

Kamis, 23 Juli 2026 09:29

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pemkot Serang Gandeng 24 SMP Swasta Gratis Tampung Siswa yang Tak Lolos Negeri

Siswa SD Negeri di Kota Serang Terus Menyusut, Dindik Bakal Lanjutkan Penataan dan Merger Sekolah

by Nahrul Muhilmi
Kamis, 23 Juli 2026 11:23

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Penyusutan jumlah peserta didik di sejumlah sekolah dasar negeri (SDN) mulai memengaruhi efektivitas penyelenggaraan pendidikan di Kota...

ICMI Orwil Banten Gandeng Bapenda Edukasi Pajak Daerah

ICMI Orwil Banten Gandeng Bapenda Edukasi Pajak Daerah

by Nahrul Muhilmi
Kamis, 23 Juli 2026 11:18

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah (Orwil) Banten bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak