• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Ribuan Hektare Tanaman Padi di Pandeglang Terendam, Petani Bakal Rugi Ratusan Miliar

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Senin, 9 Desember 2024 16:43
in Pandeglang, Utama
Ribuan Hektare Tanaman Padi di Pandeglang Terendam, Petani Bakal Rugi Ratusan Miliar

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tanaman padi di lahan seluas 4.340,8 hektare terancam puso akibat banjir. Tanaman padi yang tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Pandeglang itu terendam air selama lima hari lebih.

Ribuan hektare sawah yang terendam itu berada di Kecamatan CIkeusik, Panimbang, Sobang, Munjul, Angsana, Sindangresmi, Saketi, Bojong, Cisata, Pagelaran, Patia, dan Sukaresmi.

RelatedPosts

bank bjb Perkuat Ekosistem Perumahan, Pembiayaan Menjangkau Masyarakat hingga UMKM

bank bjb Perkuat Ekosistem Perumahan, Pembiayaan Menjangkau Masyarakat hingga UMKM

Selasa, 6 Oktober 2026 21:39
bank bjb Hadirkan Kartu ATM bank bjb Edisi PERSIB, Buka Rekening Kini Makin Mudah lewat DIGI bank bjb

bank bjb Hadirkan Kartu ATM bank bjb Edisi PERSIB, Buka Rekening Kini Makin Mudah lewat DIGI bank bjb

Selasa, 6 Oktober 2026 15:47
jalan kabupaten putus total

Akses Jalan Utama Kecamatan Bojong Putus Total, Perbaikan Butuh Rp400 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 07:23
Pencurian sepeda motor Cikupa

Dikejar Korban dan Warga, Dua Terduga Curanmor Diamankan di Cikupa

Senin, 5 Oktober 2026 18:41

Ke-12 kecamatan tersebut masuk dalam daerah lumbung padi Kabupaten Pandeglang dan Provinsi Banten.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang, Nasir, mengatakan, berdasarkan laporan POPT (Petugas Organisme Pengganggu Tumbuhan ) terdapat persawahan di 12 kecamatan terdampak bencana banjir.

“Persawahan pertanaman padi itu yang berusia 1-7 hari, ada juga persemaian mulai 10-12 hari. Ini tentu hasil laporan tersebut kurang lebih sekitar 4340,8 hektare yang terdampak banjir,” katanya kepada Radarbanten.co.id di lokasi bencana banjir, Minggu, 8 Desember 2024.

Banjir diakibatkan curah hujan tinggi yang menyebabkan meluapnya sejumlah aliran sungai. Banjir juga merendam permukiman.

“Tanaman padi seluas 4340,8 hektare itu kemunginan akan busuk dan rusak ketika terendam banjir dalam kurun waktu 5-6 hari,” katanya.

Tanaman padi berpotensi busuk dan gagal panen karena banjir merendam wilayah Pandeglang kurang lebih selama lima hari lebih, sejak Senin, 2 Desember 2024.

“Tentu kita harus berupaya bagaimana cepat, kalau sudah surut untuk menanam kembali. Dan upaya yang kami lakukan, sudah melaporkan ke Pemerintah Pusat,” katanya.

Nasir meminta ada bantuan untuk benih agar bisa ditanam kembali untuk percepatan tanam.

“Kita tahu bahwa bulan Desember ini sebenarnya target Pandeglang itu, luas tambah tanam lebih kurang 21 ribu hektare. Tapi dengan kondisi 12 kecamatan ini, tentu mudah-mudahan bisa ditutupi,” katanya.

Target tambah tanam akan tertutupi. Akan tetapi, pasti akan terhambat karena memang situasi bencana banjir.

“Mudah-mudahan tanam padi yang terendam banjir bisa selamat. Itu yang menjadi harapan kita,” katanya.

Nasir mengungkapkan, pihaknya segera mungkin melaporkannya kepada Pemerintah Pusat.

“Mudah-mudahan bisa membantu lagi, seperti bantuan yang kemarin kita sudah salurkan sudah disemai ditanam. Tapi banjir menerjang lagi ya, dan harus bagaimana lagi ya, tapi mudah-mudahan Pemerintah Pusat masih bisa membantu, karena ini awal tanam,” katanya.

Nasir berharap, Pemerintah Pusat turut membantu menangani permasalahan banjir di Kabupaten Pandeglang yang hampir terjadi setiap tahun, khususnya di daerah lumbung padi.

“Adapun upaya ke depannya agar tidak lagi terjadi banjir, maka perlu dilakukan normalisasi sungai. Salah satunya normalisasi Sungai Cilatak yang berada di Kecamatan Panimbang,” katanya.

Saat ini, Sungai Cilatak mengalami pendangkalan. Sehingga, dianggap menjadi biang kerok banjir.

“Karena selain mengalami pendangkalan, juga sangat sempit. Ketika hujan sedikit saja langsung meluap,” katanya.

Selain Sungai Cilatak, perlu juga normalisasi Sungai Ciliman dan Sungai Cilemer.

“Sebenarnya yang ingin kami sampaikan, kami menginginkan pembuatan bendungan atau embung yang besar,,” katanya.

“Tapi yakin, pak Presiden RI (Prabowo Subianto) kalau memang ini kebutuhan masyarakat kenapa tidak beli tanah-tanah penduduk yang sekarang didiami, pindah ke area lokasi, jadikan embung di situ. Embung besar dan dampaknya juga akan besar, membutuhkan anggaran miliaran rupiah gitu ya, tapi kita lihat di Serang sudah ada Sindang Heula, di Lebak ada Waduk Karian, sedangkan kita lumbung utama Banten belum ada,” katanya.

Tidak adanya sebuah waduk ini menimbulkan kerugian besar bagi para petani.

“Tinggal dihitung saja, misal 5 ribu hektare, kali saja masing-masing 7 ton per hektare dikalikan kali Rp 6 ribu gabah per kilo, maka mencapai ratusan miliar (Rp210.070.000.000),” katanya.

Kerugian besar itu dialami oleh petani hampir setiap tahunnya.

Oleh karena itu, kebutuhan sebuah bendungan atau waduk menjadi hal wajib direalisasikan.

“Untuk pembuatan bendungan, mohon dipikirkan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian dan didorong oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang. Saya kira, pak Menteri PUPR pasti akan mengabulkan,” katanya.

Warga Kecamatan Pagelaran, Mustofa, mengatakan, sawah di wilayahnya baru juga ditanami padi. Namun, telah terendam banjir.

“Tahun 2024 ini, sebagian petani di Pagelaran sudah tiga kali gagal tanam. Awal tahun kena banjir, pertengahan kena kemarau dan akhir tahun banjir,” katanya.

Editor: Agus Priwandono

Tags: BanjirBencana banjircilatakKemaraukementerian pupr rimusim hujanpetani rugi ratusan miliarpusoribuan hektar sawah terendamSungai Cilemertanaman paditanman padi puso
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pemkab Lebak Alokasikan Dana Penyertaan Modal Rp 1,8 Miliar ke Dua BUMD

Next Post

Ngeri, Anak SD di Cileles Terjang Derasnya Banjir

Next Post
Ngeri, Anak SD di Cileles Terjang Derasnya Banjir

Ngeri, Anak SD di Cileles Terjang Derasnya Banjir

Stasiun Cipocok Jaya Berpotensi Kembali Beroperasi Seiring Elektrifikasi Rangkasbitung-Merak

Stasiun Cipocok Jaya Berpotensi Kembali Beroperasi Seiring Elektrifikasi Rangkasbitung-Merak

Minggu, 4 Oktober 2026 10:33
Kapolda Banten Hendra Kurniawan

Jabat Kapolda Banten, Irjen Pol Hendra Kurniawan Harapkan Dukungan Semua Pihak

Selasa, 6 Oktober 2026 11:15
Kapolri Jendra Suyudi Ario Seto

Empat Hari Dilantik, Kapolri Jendral Suyudi Ziarah ke Makam Leluhur di Rangkasbitung

Minggu, 4 Oktober 2026 17:08
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Berziarah ke Makam Leluhurnya di Pandeglang

Minggu, 4 Oktober 2026 17:29
Reaktivasi Kereta Rangkasbitung-Labuan

Dishub Pandeglang Siapkan Trayek Angkutan Dukung Reaktivasi Kereta Rangkasbitung-Labuan

Sabtu, 3 Oktober 2026 17:20
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles Beroperasi Normal Mulai Desember 2026

Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles Beroperasi Normal Mulai Desember 2026

by Nurandi
Rabu, 7 Oktober 2026 09:16
0

Jalan Tol Rangkasbitung-Cileles saat ujicoba (Foto : Wika Serpan)

Puluhan Siswa Kota Serang Berlaga di OMI Tingkat Provinsi Banten

Puluhan Siswa Kota Serang Berlaga di OMI Tingkat Provinsi Banten

by Nurandi
Rabu, 7 Oktober 2026 08:30
0

Pelaksanaan OMI tingkat Provinsi Banten (Foto : Istimewa).

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.