PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hesti Fauziah, seorang pengrajin aksesori manik-manik asal Pandeglang meraup cuan jutaan rupiah dari hasil jualan manik-manik.
Hesti Fauziah menceritakan awal terjun ke bisnis kerajinan pernak-pernik. Saat pandemi Covid-19, ia iseng membuat strip khusus masker untuk wanita berhijab.
“Waktu itu yang dicari strip masker, terus mulai ke produk lain. Itu tergantung pasar. Ditambah bahan juga lagi banyak, akhirnya makin banyak produknya,” ungkap Hesti, Senin 30 Desember 2024.
Hesti mengatakan, bisnis kerajinan manik-manik ini sudah ia tekuni sejak 2019. Hingga kini, produknya terus berkembang dengan berbagai jenis.
“Kerajinan ini mulai dari cincin, gantungan kunci, tempat pensil, gelang, kalung kristal, dan sebagainya,” katanya.
Hesti menjelaskan, target pasar produknya menyasar pelajar SD hingga mahasiswa yang menyukai kerajinan manik-manik.
“Harganya mulai dari Rp2 ribuan sampai Rp500 ribuan, tergantung tingkat kesulitan dan model sesuai pesanan,” jelasnya.
Hesti Fauziah memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan kerajinannya. Ia menggunakan media sosial serta platform marketplace seperti Shopee dan Tokopedia untuk menjangkau pembeli lebih luas.
Meski demikian, Hesti berharap bazar atau pameran produk UMKM agar produknya dilihat langsung oleh pembeli.
“Soalnya kalau mengandalkan tempat sendiri agak kesulitan. Jadi, cuma itu aja sih, minta dibuatkan event. Mudah-mudahan bisa terus berkembang,” harapnya.
Editor : Aas Arbi











