SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menunggu arahan dari pemerintah pusat untuk teknis pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Serang.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, dalam pelaksanaan program MBG di Kabupaten Serang, pihaknya masih menunggu aturan teknis dari pemerintah pusat karena anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan program MBG cukup besar.
“Dengan jumlah siswa yang ada di Kabupaten Serang kalau dimulai dari PAUD, SD dan SMP ini cukup besar. Jadi harus ada intervensi dari pusat dan provinsi agar seluruh siswa bisa tercover,” katanya, Minggu 5 Januari 2024.
Ia mengungkapkan, Pemkab Serang tahun ini sudah menganggarkan untuk pelaksanaan program MBG di Kabupaten Serang. “Dari APBD dianggarkan, cuman untuk teknisnya kita masih menunggu dari pusat,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, ada banyak pihak yang ikut aktif dalam menyukseskan program makan bergizi gratis. Untuk itu perlu adanya duduk bareng antara lintas sektoral terkait mulai dari kabupaten, provinsi, hingga pusat, sehingga tidak ada anggaran yang tumpang tindih.
“Tinggal dibahas komposisinya ini, APBD kabupaten harus berapa, provinsi berapa, pusar berapa. Nah ini supaya angkanya ketemu dan dipetakan tanggung jawab masing-masing,” ujarnya.
Tatu berharap, dalam pelaksanaan program MBG, para pelaku UMKM di Kabupaten Serang bisa dilibatkan secara aktif. Ini penting untuk menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.
“Harus dilibatkan, karena sekarang belanja pemerintah sangat ditunggu oleh para pelaku UMKM. Kita lihat sekarang belanja masyarakat lesu, ritel banyak yang tutup. Ini tanda ekonomi melesu. Biasanya kondisi seperti ini yang menjadi tulang punggungnya belanja pemerintah,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











