SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemprov Banten belum dapat menerapkan program makan bergizi gratis (MBG) di SMA, SMK, dan SKh yang ada di Banten besok.
Hal itu karena hingga saat ini, Pemprov Banten belum menerima petunjuk pelaksanaan (juklak) petunjuk teknis (juknis) terkait program andalan Presiden dan Wakil Presiden RI Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming ini.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti mengatakan, pihaknya masih menunggu juklak dan juknisnya. “Secara anggaran, Pemprov Banten sudah menyiapkan anggarannya,” ujar Rina, Minggu, 5 Januari 2025.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Tabrani mengatakan, anggaran yang telah disiapkan untuk MBG yakni sekira Rp315 miliar.
Namun, pelaksanaan program itu belum dapat dilaksanakan karena menunggu juknis dari pemerintah pusat. Rencananya, dalam waktu dekat, Dindikbud akan segera koordinasi dengan Badan Gizi Nasional.
Meskipun begitu, ia melanjutkan, uji coba MBG telah dilakukan Pemprov Banten, yakni di SMKN 8 Kota Serang dan SMKN 3 Kota Tangerang. Namun, program MBG di seluruh SMA, SMK, dan SKh di Banten belum dapat dilaksanakan.
Sekretaris Dindikbud Provinsi Banten Lukman menambahkan, pihaknya sudah siap melaksanakan MBG. Namun agar tak menyalahi ketentuan, pihaknya masih menunggu juklak juknis dari pemerintah pusat.
Ia mengaku, pihaknya juga sudah menyiapkan data untuk mendukung program tersebut. Jumlah siswa SMA, SMK, dan SKh di Banten yang bakal mendapatkan program MBG itu yakni sebanyak 491.234 orang.
Editor: Abdul Rozak











