slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Pandeglang

Gedung ULP Pandeglang Disegel Pedemo

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
15-01-2025 11:53:17
in Pandeglang
Gedung ULP Pandeglang Disegel Pedemo

Pergerakan Pemuda Peduli Pandeglang (P-4) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Pandeglang/Moch Madani Prasetia

Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Pergerakan Pemuda Peduli Pandeglang (P-4) menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Pandeglang.

Dalam aksi tersebut, pedemo menyegel gedung ULP dengan rantai dan gembok sebagai bentuk protes mereka. Aksi penyegelan dilakukan saat massa hendak menyampaikan aspirasi terkait sejumlah isu yang dianggap penting.

Baca Juga :

Horison Altama Pandeglang Targetkan Okupansi 65 Persen Lewat Diversifikasi Pasar

230 Calon Paskibraka Pandeglang Lolos Administrasi, Kini Jalani Seleksi TIU-TKD

Wabup Iing : Pulau Umang Tidak Masuk Aset BMD Pandeglang

Pasca Segel KKP, Operational Wisata Pulau Umang Tetap Berjalan Normal

Dari pantauan Radar Banten di lokasi, pedemo tidak hanya menyegel, tetapi juga melempari gedung dengan telur busuk sebagai wujud kekecewaan.

Koordinator aksi demo Arief Wahyudin yang akrab disapa Ekek, menyampaikan tuntutan masyarakat terkait buruknya infrastruktur jalan di Kabupaten Pandeglang. Dalam aksinya, mereka menyoroti dugaan konspirasi di Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

“Kenapa kami datang ke Kantor ULP Pandeglang ini? Karena ULP adalah kantor yang melelang proyek-proyek di DPUPR,” ungkap Arief, pada Selasa 14 Januari 2025.

Arief menduga adanya praktik tidak transparan di ULP, termasuk lelang dini yang disebutnya didominasi oleh asosiasi di bawah naungan Kadin.

“Ini jelas menabrak aturan. Ada dugaan monopoli proyek,” katanya.

Ia juga menyoroti kualitas pekerjaan proyek yang kerap bermasalah. Menurutnya, proyek yang didominasi oleh asosiasi tertentu sering mendapatkan temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Kami tidak ingin ini terus terjadi. Harapannya, bupati dan wakil bupati ke depan bisa memperbaiki aturan main di ULP Pandeglang agar lebih transparan dan adil,” tuturnya.

Dugaan balas jasa politik mencuat dalam aksi demonstrasi yang digelar di depan Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pandeglang. Arief Wahyudin, menyebut ada indikasi keterlibatan salah satu asosiasi yang menjadi tim sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Banten 02 dalam Pilkada serentak 2024 lalu.

“Salah satu asosiasi ini mendukung pasangan 02 dan menjadi tim sukses mereka. Setelah kemenangan pasangan tersebut, proyek-proyek di DPUPR didominasi oleh asosiasi ini,” ujarnya.

Arief menilai situasi ini menunjukkan adanya praktik balas jasa politik yang mengabaikan prinsip keadilan dan transparansi.

“Ini sangat jelas balas jasa politik atas Pilkada serentak 2024. Hal ini mencederai harapan masyarakat yang ingin transparansi dalam pengelolaan proyek pemerintah,” tegasnya.

Namun, meski terus menyuarakan aspirasi, para demonstran mengaku kecewa karena tidak ada satu pun perwakilan dari ULP yang menemui mereka, termasuk Kepala ULP Pandeglang yang absen dari kantornya.

“Sampai sekarang belum ada yang menemui kami. Kami hanya ingin ULP menjelaskan atau mempublikasikan apa yang sebenarnya terjadi. Kenapa lelang dini dilakukan di Januari, padahal biasanya baru Februari? Ada apa ini?” katanya.

Ia menambahkan, mereka menduga ada kejanggalan dalam proses lelang proyek yang dianggarkan dari APBD 2024, tetapi kata Arief diakui oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang sebagai bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Pengakuan Plt Kabid PU, proyek ini katanya dari DAK. Kalau memang dari DAK atau APBD, uang ini kan mengendap. Yang jadi pertanyaan, bunganya berapa? Kenapa harus dilelang dini? Kenapa tidak dianggarkan langsung di tahun 2024? Ini anggaran 2024, kok malah jadi luncuran?” ujarnya.

Ia menilai kejanggalan ini sudah seharusnya menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Ini jelas harusnya sudah jadi temuan BPK. Kami meminta BPK dan aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi di ULP Pandeglang dan DPUPR Pandeglang,” tegasnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kabid Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang, Andrian menanggapi aksi demonstrasi yang digelar di depan Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pandeglang. Ia menegaskan bahwa demonstrasi adalah hak setiap warga negara selama memiliki dasar yang jelas.

“Artinya, selama ada dasarnya dan tidak mengada-ngada, itu hak setiap warga. Kebetulan saya belum lihat isu apa yang mereka angkat, ya kita tidak melarang, yang pasti akan kita tindaklanjuti,” katanya, saat dihubungi Radarbanten.co.id.

Andrian juga menyatakan, jika demonstrasi tersebut terkait infrastruktur jalan, pihaknya siap memastikan kualitas dan mutu pembangunan jalan yang dikerjakan.

“Kalau memang terkait infrastruktur jalan, yang paling penting itu kualitas mutu yang baik. Jadi secara prinsip, siapa pun yang mengerjakan tidak masalah, asal sesuai dengan rencana dan memenuhi standar kualitas serta kuantitas,” jelasnya.

Editor: Abdul Rozak

Tags: aksi demoaktivisBantendakDPUPR Pandeglangdugaan monopolijasa politikkabupaten pandeglangPandeglangULP Pandeglang
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Pembangunannya Terlambat, DPUPR Denda Kontraktor Gedung Bank Banten Rp20 Juta Per Hari

Next Post

Kanwil DJP Banten Sita Aset Tiga Pengemplang Pajak Senilai Rp 247,7 Miliar

Related Posts

Suasana di Resepsionis Hotel Horison Altama Pandeglang
Bisnis

Horison Altama Pandeglang Targetkan Okupansi 65 Persen Lewat Diversifikasi Pasar

by Moch. Madani Prasetia
Jumat, 17 April 2026 12:33

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Horison Altama Pandeglang menargetkan peningkatan tingkat hunian kamar (okupansi) melalui strategi menyasar beragam segmen pasar. Mulai dari...

Read moreDetails

230 Calon Paskibraka Pandeglang Lolos Administrasi, Kini Jalani Seleksi TIU-TKD

Wabup Iing : Pulau Umang Tidak Masuk Aset BMD Pandeglang

Pasca Segel KKP, Operational Wisata Pulau Umang Tetap Berjalan Normal

Maling Gasak Motor Pegawai di Parkiran Bapenda Pandeglang, Aksi Terekam CCTV

KKP Segel Pulau Umang di Pandeglang Usai Viral Dijual Rp65 Miliar ke Asing

Ditegur Saat Ngopi, Anak di Pandeglang Dipukul Ayah Pakai Palu hingga Kritis

Satpol PP Pandeglang Edukasi Sopir Angkutan Barang

Pasar Badak Pandeglang Akan Disulap Jadi Modern

Trafik Telkomsel Naik 111 Persen di Pandeglang Saat Lebaran 2026, Ini Pemicunya

Next Post
Kanwil DJP Banten Sita Aset Tiga Pengemplang Pajak Senilai Rp 247,7 Miliar

Kanwil DJP Banten Sita Aset Tiga Pengemplang Pajak Senilai Rp 247,7 Miliar

Penduduk Miskin di Banten Turun

Penduduk Miskin di Banten Turun

Rakor Fortrah Dihadiri Ribuan Tenaga Honorer Kota Cilegon

Rakor Fortrah Dihadiri Ribuan Tenaga Honorer Kota Cilegon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32
Kwarcab Lebak Dituntut Inovatif dan Kreatif Mengemas Kegiatan Pramuka

Kwarcab Lebak Dituntut Inovatif dan Kreatif Mengemas Kegiatan Pramuka

Jumat, 17 April 2026 18:22
Kapolresta Serang Kota Pimpin Upacara Sertijab PJU dan Kapolsek

Kapolresta Serang Kota Pimpin Upacara Sertijab PJU dan Kapolsek

Jumat, 17 April 2026 18:13
Mengatasi Banjir di Kota Serang, Tiga Sungai Dinormalisasi

Mengatasi Banjir di Kota Serang, Tiga Sungai Dinormalisasi

Jumat, 17 April 2026 18:06
Kasus Penjualan Pulau Umang, Alarm Pengawasan Pulau Kecil dii Banten

Kasus Penjualan Pulau Umang, Alarm Pengawasan Pulau Kecil dii Banten

Jumat, 17 April 2026 17:59
Viral Pulau Umang Dijual, Pemprov Banten Bakal Lakukan Inventarisasi Pulau

Viral Pulau Umang Dijual, Pemprov Banten Bakal Lakukan Inventarisasi Pulau

Jumat, 17 April 2026 17:49
Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Jumat, 17 April 2026 18:32
Kwarcab Lebak Dituntut Inovatif dan Kreatif Mengemas Kegiatan Pramuka

Kwarcab Lebak Dituntut Inovatif dan Kreatif Mengemas Kegiatan Pramuka

Jumat, 17 April 2026 18:22
Kapolresta Serang Kota Pimpin Upacara Sertijab PJU dan Kapolsek

Kapolresta Serang Kota Pimpin Upacara Sertijab PJU dan Kapolsek

Jumat, 17 April 2026 18:13
Mengatasi Banjir di Kota Serang, Tiga Sungai Dinormalisasi

Mengatasi Banjir di Kota Serang, Tiga Sungai Dinormalisasi

Jumat, 17 April 2026 18:06
Kasus Penjualan Pulau Umang, Alarm Pengawasan Pulau Kecil dii Banten

Kasus Penjualan Pulau Umang, Alarm Pengawasan Pulau Kecil dii Banten

Jumat, 17 April 2026 17:59
Viral Pulau Umang Dijual, Pemprov Banten Bakal Lakukan Inventarisasi Pulau

Viral Pulau Umang Dijual, Pemprov Banten Bakal Lakukan Inventarisasi Pulau

Jumat, 17 April 2026 17:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

Ratusan Sekolah Rusak, Dindikbud Kabupaten Serang Minta Bantuan Pemerintah Pusat

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 17 April 2026 18:32

Kepala Dindikbud Kabupaten Serang, Aber Nurhadi, meminta bantuan Pemerintah Pusat untun memperbaiki ratusan sekolah.

Kwarcab Lebak Dituntut Inovatif dan Kreatif Mengemas Kegiatan Pramuka

Kwarcab Lebak Dituntut Inovatif dan Kreatif Mengemas Kegiatan Pramuka

by Nurabidin
Jumat, 17 April 2026 18:22

Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menuntut Kwarcab Pramuka Lebak inovatif dan kreatif.

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak