LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mendukung tercukupinya kebutuhan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Lebak. Karenanya, dalam berbagai momen kegiatan, Pemkab Lebak menggelar donor darah.
UDD PMI Lebak memperkirakan, kebutuhan darah selama tahun 2025 mencapai 20 ribu kantong darah atau naik 10 persen dari tahun 2024.
“UDD PMI Lebak kerap mengalami stok darah. Padahal, keberadaan stok darah cukup vital bagi yang membutuhkannya. Karena pentingnya, stok darah tetap terjaga, kami terus mengingatkan kepada ASN dan para OPD untuk tak segan-segan donor bila layak dan memungkinkan,” kata Sekda Lebak, Budi Santoso, Selasa, 28 Januari 2025.
Dia mengatakan, donor darah selain untuk kemanusiaan juga dapat mengurangi resiko serangan jantung koroner dan stroke.
Dengan donor darah rutin, juga dapat menjaga kebugaran atau kesehatan.
“Saya mengimbau agar masyarakat, khususnya ASN yang muda-muda dan sehat untuk rutin donor darah, pelayanan di UDD PMI Lebak sudah sangat baik dan siap melayani dengan sepenuh hati,” ujar Ketua Korpri Lebak ini.
Budi mengatakan, ia sudah menjadi pendonor sejak tahun 2004. Donor dilakukan rutin setiap dua bulan sekali.
“Donor rutin setiap dua bulan sekali, sejak tahun 2004. Ini yang terpenting, donor merupakan salah satu sedekah yang bisa menyelamatkan nyawa orang yang lagi membutuhkan,” tuturnya.
Editor: Agus Priwandono











