LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Lebak mendukung Kementerian Perhubungan untuk melakukan reaktivasi proyek kereta api Rangkasbitung-Labuan.
Proyek tersebut dinilai akan berdampak positif bagi masyarakat di wilayah Lebak dan Pandeglang. Karena reaktivasi kereta api akan meningkatkan mobilitas masyarakat.
Anggota DPRD Lebak Rijal menyatakan, reaktivasi kereta api merupakan proyek strategis yang sudah ditunggu masyarakat Lebak dan Pandeglang. Karena ke depan, masyarakat akan memiliki banyak pilihan moda transportasi ketika akan bepergian keluar daerah.
“Ini proyek strategis yang harus kita dukung agar bisa cepat direalisasikan. Harapannya, tahun ini bisa dimulai pengerjaannya,” kata Rijal kepada RADARBANTEN.CO.ID, Sabtu 1 Februari 2025.
Pilitisi PKB ini yakin, reaktivasi kereta api bakal mendorong pertumbuhan ekonomi di Lebak dan Pandeglang. Apalagi, jika reaktivasi jalur kereta api bisa dilanjutkan hingga ke Bayah, Lebak selatan.
“Harapan saya enggak berhenti hingga Labuan saja. Tapi, kalau bisa dilanjutkan ke Bayah. Sehingga akan membuat wisatawan dapat mudah menjangkau destinasi wisata unggulan di Lebak, seperti Pantai Bagedur, Pantai Sawarna, Kebun Teh, dan tempat wisata lainnya,” ungkapnya.
Wakil Ketua DPRD Lebak M Agil Zulfikar juga mendukung proyek reaktivasi kereta api Rangkasbitung-Labuan. Proyek tersebut dapat mendorong tumbuhnya perekonomian masyarakat di sekitar jalur kereta api, khususnya di lokasi perhentian penumpang atau stasiun kereta.
“Saya harap, proyek ini segera berjalan dan masyarakat bisa menikmati moda transportasi massal dari Lebak ke Pandeglang dan sebaliknya,” tukasnya.
Editor: Aas Arbi











