SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) RI berencana mendatangkan dua juta sapi perah dan sapi pedaging ke sejumlah daerah di Indonesia. Sapi yang akan didatangkan ialah sapi betina produktif.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) pada Kementan RI, Agung Suganda mengatakan, dua juta sapi itu didatangkan sebagai salah satu rencana untuk memenuhi kebutuhan produksi daging sapi dan susu nasional.
Katanya, saat ini Indonesia masih bergantung pada impor dalam memenuhi kebutuhan daging dan susu nasional.
“Saat ini untuk memenuhi kebutuhan susu nasional, Indonesia masih harus mengimpor hampir 80 persen dari kebutuhan. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan daging sapi, Indonesia harus mengimpor 52 persen sapi,” ucapnya, belum lamai ini.
Menurutnya, sapi yang bakal didatangkan nanti merupakan bagian dari investasi untuk masa depan.
Saat ini, sudah ada 140-an investor dengan total komitmen investasi satu juta ekor lebih sapi perah.
Sedangkan, untuk pengadaan sapi pedaging, kurang lebih sudah ada 70 investor yang akan mendatangkan 800 ribu ekor sapi selama lima tahun.
“Komitmen tahun 2025 ini 120-an ekor sapi perah dan 80 ribu ekor sapi pedaging,” ungkapnya.
Sapi-sapi yang akan didatangkan oleh investor nantinya akan dikembangkan dalam kawasan peternakan terintegrasi di beberapa daerah, termasuk di Banten.
Tidak dikembangkan dalam artian penggemukan saja, melainkan untuk menjadi indukan, sehingga nantinya akan bisa menghasilkan anakan sapi untuk dikembangbiakan lebih lanjut.
Agung pun meminta kepada Pemprov Banten untuk bekerja sama dengan para investor dalam upaya membangun kawasan peternakan terintegrasi itu.
“Tadi pak Kadistan sudah menyampaikan akan mengidentifikasi kembali lahan-lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) yang bisa digunakan untuk investasi,” tuturnya.
Editor: Agua Priwandono











