SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebuah truk bermuatan tanah mogok di Jalan Raya Palima-Cinangka, tepatnya di Kampung Bloknag, Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.
Kejadian tersebut mengakibatkan arus lalu lintas dari arah Palima menuju Ciomas ataupun sebaliknya mengalami kemacetan karena banyak kendaraan yang mencoba melawan arah.
Pantauan di lokasi, pada pukul 15.09 WIB antrean kendaraan mengular dari dua arah, lebih dari satu kilometer.
Kondisi tersebut diakibatkan karena banyaknya kendaraan yang ingin mendahului, sehingga mengakibatkan kendaraan yang dari jalur Palima-Ciomas tidak dapat melintas.
Truk yang mengalami patah as masih terparkir di jalan. Sopir dan kondektur berusaha menurunkan muatan tanah agar kendaraan bisa lebih mudah untuk diperbaiki.
Menurut salah seorang warga Desa Blokang, Mumu, kejadian tersebut terjadi sejak pukul 11.00 WIB. Truk pengangkut tanah mengalami patah as roda belakang dan berusaha membuang ke jalur kanan.
“Tadi saya lagi duduk jaga toko, saat itu as roda belakang patah dan mogok di tengah, makanya macet total,” katanya, Senin, 10 Februari 2025.
Ia mengatakan, kondisi kendaraan saat ini sudah coba ditarik ke sebelah kiri oleh truk besar agar tidak terlalu mengganggu arus lalu lintas.
Namun, banyaknya volume kendaraan di jalur tersebut dan adanya pengendara yang mencoba melawan arah, membuat kondisi kemacetan semakin parah.
“Bingung kita juga, macetnya dua arah ini sudah lama, cuma memang belum ada penanganan dari Kepolisian yang mengatur lalu lintas,” ujarnya.
Ia mengatakan, dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa dan tidak ada kendaraan lain yang terlibat kecelakaan dengan truk tersebut.
Mumu berharap agar kejadian bisa segera ditangani sehingga kemacetan tidak semakin parah.
“Semoga bisa segera ditangani, bingung kita juga mau membantunya,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono












