JAKARTA,RADARBANTEN.CO.ID-Riset dan analisa dalam cryptocurrency merupakan hal penting yang harus dilakukan seorang trader atau investor.
Hal ini bertujuan agar terhindar dari potensi kerugian, karena crypto yang memiliki volatilitas yang tinggi.
Di awal tahun 2025 banyak analis crypto yang melakukan prediksi terkait pergerakan aset crypto.
Salah satunya adalah solana coin yang menjadi salah satu aset crypto dengan kapitalisasi pasar terbesar dalam dunia crypto.
Begitu juga dengan pepecoin yang sukses menarik perhatian banyak orang setelah memecoin tersebut diluncurkan. Bagaimana pergerakan kedua aset tersebut, berikut pembahasan analisa kedua koin tersebut.
Analisa Teknikal Solana TF 3H (22 Januari 2025)
Solana adalah blockchain generasi ketiga yang diperkenalkan pada tahun 2017 oleh Anatoly Yakovenko.
Proyek ini bertujuan untuk mendukung pengembangan aplikasi terdesentralisasi (dApps), ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi), dan pasar non-fungible token (NFT).
Fokus utama Solana adalah menyediakan jaringan blockchain yang cepat dengan biaya transaksi rendah serta kemampuan skalabilitas tinggi, tanpa mengorbankan keamanan dan desentralisasi, yang sering menjadi tantangan bagi blockchain besar seperti Ethereum dan Bitcoin.
Mekanisme Konsensus Solana
Solana menggunakan mekanisme konsensus yang inovatif, menggabungkan Proof of History (PoH) dengan Proof of Stake (PoS). Proof of History menciptakan catatan kronologis dari peristiwa di blockchain tanpa perlu memverifikasi ulang setiap data.
Selain itu, Fungsi Verifiable Delay (VDF) memastikan bahwa waktu transaksi dicatat dengan akurat melalui hash unik, yang mempercepat proses verifikasi transaksi dan mengurangi beban pada validator tanpa mengorbankan tingkat desentralisasi.
Berdasarkan grafik 3 jam (TF 3H) SOL/USD, saat ini Solana diperdagangkan di $254,07 dan menunjukkan tren konsolidasi. Support utama berada di $229,99, sementara resistance signifikan terletak di $274,37 dan $284,01. Harga saat ini berada di area penting yang akan menentukan arah tren selanjutnya.
Indikator Stochastic RSI menunjukkan bahwa posisi saat ini berada di zona overbought, dengan angka 81,84. Ini mengindikasikan adanya potensi koreksi jika harga tidak berhasil menembus level resistance terdekat. Namun, jika volume perdagangan meningkat, peluang untuk breakout tetap ada.
Jika Solana berhasil menembus resistance di $284,01, target kenaikan berikutnya bisa mencapai $360, sesuai dengan proyeksi teknikal. Sebaliknya, jika gagal menembus resistance, harga mungkin akan kembali menguji level support di $239,59 atau bahkan $229,99.
Pump.fun dan Pengaruhnya pada Ekosistem Solana
Pump.fun, sebuah platform yang berbasis di Solana, baru-baru ini menarik perhatian karena melakukan deposit SOL senilai $28 juta ke Kraken. Total deposit mereka kini mencapai 1,9 juta SOL atau setara dengan $386,8 juta.
Aktivitas ini terjadi di tengah gugatan hukum yang menuduh platform tersebut melakukan eksploitasi terhadap pengguna dan pelanggaran hukum sekuritas. Pump.fun kini menghadapi gugatan class action yang diajukan di New York, yang menuduh mereka memanfaatkan investor dengan menawarkan token yang sangat fluktuatif dan tidak terdaftar.
Hanya 0,41% dompet di platform yang berhasil meraih keuntungan di atas $10.000, yang memicu kritik dari komunitas crypto. Meski begitu, deposit besar dari Pump.fun memberikan dampak positif terhadap likuiditas ekosistem Solana.
Langkah ini meningkatkan stabilitas pasar dan peningkatan daya tarik Solana bagi investor institusional tetap ada, meskipun dihadapkan pada tantangan hukum.
Lonjakan Stablecoin Setelah Peluncuran Memecoin Trump
Peluncuran memecoin TRUMP oleh Donald Trump memberikan dampak signifikan pada ekosistem Solana. Dalam waktu tiga hari, total stablecoin di jaringan Solana melonjak 57%, dari $6,1 miliar menjadi $9,6 miliar. Ini menunjukkan peningkatan likuiditas yang luar biasa dalam waktu singkat.
Token TRUMP dan MELANIA dipasangkan dengan USDC, yang mendorong permintaan besar untuk stablecoin yang berbasis di Solana. Terjadi arbitrase besar-besaran ketika stablecoin lain masuk ke ekosistem Solana untuk memanfaatkan peluang ini, memberikan dorongan pada pasar.
Meskipun memecoin Trump mendapat kritik sebagai cash grab, lonjakan stablecoin ini memberikan dampak positif bagi Solana. Peningkatan likuiditas mendukung sektor pembayaran, DeFi, dan penggunaan stablecoin untuk transaksi di dunia nyata, memperkuat posisi Solana dalam industri blockchain.
Pergerakan Harga Solana
Dilansir dari Pintu Market, harga Solana hari ini adalah Rp 3.839.536 dengan volume perdagangan harian Solana (SOL) mencapai Rp 135,64 triliun atau US$4.736.090.705 dalam 24 jam terakhir, menunjukkan penurunan sebesar -8,50% dibandingkan dengan satu hari yang lalu.
Sedangkan harga tertinggi sepanjang waktu untuk Solana (SOL) adalah US$293,31, yang tercatat pada 19 Januari 2025 (13 hari yang lalu). Artinya harga saat ini 20,91% lebih rendah dibandingkan dengan harga tertinggi yang pernah dicapai.
Untuk harga terendah sepanjang waktu untuk Solana (SOL) adalah US$0,5008, yang tercatat pada 11 Mei 2020. Saat ini, harga tersebut 46.224,26% lebih tinggi dibandingkan dengan harga terendah yang pernah ada.
5 Hal yang Membuat PEPE Coin Diprediksi Bakal Jadi Primadona di 2025
Pepe Coin (PEPE) telah menarik perhatian dunia crypto dengan pertumbuhannya yang luar biasa sejak diluncurkan. Lebih dari sekadar memecoin, PEPE kini menjadi simbol kekuatan komunitas dan peluang besar di pasar crypto. Mengapa banyak analis begitu optimis tentang masa depan PEPE? Berikut alasannya:
1. Komunitas yang Kuat dan Loyal
Keberhasilan PEPE sangat bergantung pada komunitasnya yang solid. Memecoin seperti PEPE berkembang pesat berkat dukungan dari penggemar setia yang aktif di platform media sosial seperti Twitter dan Reddit.
Dengan popularitas meme Pepe the Frog, PEPE berhasil menarik perhatian banyak orang dan memperluas basis penggunanya. Komunitas yang aktif ini memberikan dampak positif pada harga PEPE serta memperkuat daya tariknya di pasar.

2. Lonjakan Harga yang Menarik Perhatian di 2024
PEPE mencatat lonjakan harga luar biasa sejak awal peluncurannya. Kurs PEPE pernah melonjak lebih dari 1.300% dan mencapai titik tertinggi $0.00001815 pada Desember 2024. Kenaikan harga ini menarik minat investor, terutama mereka yang mencari peluang keuntungan cepat dari fluktuasi harga memecoin.
3. Terdaftar di Bursa Crypto Besar
Keberadaan PEPE di bursa crypto terkemuka seperti Binance dan Coinbase meningkatkan aksesibilitas dan likuiditasnya. Hal ini mempermudah investor untuk melakukan trading PEPE, yang pada akhirnya membantu menjaga stabilitas harga. Dengan likuiditas yang lebih tinggi, PEPE juga mulai menarik minat investor institusional.
4. Kondisi Pasar yang Menguntungkan
Pasar cryptocurrency menunjukkan tanda-tanda pemulihan, memberikan angin segar bagi memecoin seperti PEPE. Dalam pasar bullish yang diperkirakan akan terjadi pada 2025, PEPE berpotensi memanfaatkan momentum ini untuk menarik lebih banyak investor.
Dukungan dari basis penggemar yang kuat di media sosial juga memberikan keuntungan tambahan untuk memperkuat posisinya di pasar.
5. Prediksi Harga yang Cerah
Beberapa analis memiliki pandangan optimis mengenai harga PEPE, yang diperkirakan dapat mencapai $0.000041 pada tahun 2025, yang berarti kenaikan sekitar 155% dari harga saat ini. Prediksi ini didukung oleh pengakuan pasar yang semakin meluas dan keyakinan bahwa PEPE memiliki potensi untuk berkembang lebih jauh dalam beberapa tahun mendatang.
Reporter: Agung S Pambudi
Editor: Agung S Pambudi











