SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Dewan Pengurus Cabang (DPC) Peradi Serang menggelar acara santunan anak yatim piatu di salah satu resto di Kota Serang, pada Jumat kemarin, 21 Februari 2025.
Santunan tersebut merupakan agenda rutin DPC Peradi Serang dalam rangka menyambut Menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.
Hadir dalam kegiatan sosial tersebut, Dewan Pembina DPC Peradi Serang sekaligus mantan Walikota Cilegon, Helldy Agustian; Ketua DPC Peradi Serang Shanty Wildhaniyah; Sekretaris DPC Peradi Serang Dadang Handayani; Dewan Penasihat DPC Peradi Aris Suhandi, serta pengurus DPC Peradi Serang dan anggotanya.
Ketua DPC Peradi Serang Shanty Wildhaniyah mengatakan, kegiatan tersebut terlaksana berkat kepedulian para keluarga DPC Peradi Serang terhadap anak yatim piatu. Para anak-anak yatim piatu yang disantuni tersebut berasal anak dari keluarga advokat DPC Peradi Serang yang telah meninggal.
Selain itu, mereka juga berasal dari daerah Kabupaten Serang dan Kota Serang. “Anak-anak yatim ini dari rekan-rekan kita (advokat dari DPC Peradi Serang-red) yang telah mendahului kita, selain itu berasal dari Kabupaten Serang dan Kota Serang,” katanya didampingi Panitia Pelaksana Peni Yudha.
Shanty mengatakan, kegiatan tersebut terlaksana dengan lancar. Ia mengucapkan terimakasih kasih kepada para pengurus, anggota dan donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk berbagi kepada anak-anak yang kurang beruntung tersebut.
“Kegiatan ini terlaksana berkat support dari pengurus, anggota DPC Peradi Serang dan para donatur,” kata ibu tiga anak ini.
Shanty menjelaskan, selain santunan, acara munggahan tersebut juga diselenggarakan dalam rangka menjalin tali silaturahmi para pengurus dan anggota DPC Peradi Serang.
“Sesuai dengan tema-nya kita silaturahmi sekaligus munggahan. Alhamdulillah, yang hadir ini puluhan pengurus dan anggota DPC Peradi Serang,” katanya.
Shanty menambahkan, pada bulan suci Ramadan nanti, pihaknya berencana untuk mengadakan buka puasa bersama dan bagi-bagi takjil. “Rencananya mau bagi-bagi takjil seperti tahun lalu,” tuturnya.
Reporter: Fahmi Sa’i
Editor: Agung S Pambudi












