LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Bulan suci Ramadhan identik dengan berbagai menu olahan makanan takjil khas berbuka puasa, kolang- Kaling atau biasa dikenal dengan buah atap yang berwarna putih kenyal ini biasanya menjadi bahan pelengkap menu berbuka puasa seperti kolak pisang, es campur dan yang lainnya, ada juga yang memanfaatkan buah pohon aren ini sebagai manisan
Jelang Ramadan, pengrajin kolang-kaling di Kampung Kebon Kalapa, Desa Sukadaya, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak ini, mulai disibukan membuat kolang- kaling untuk dijual keliling kampung.
Salah satu perajin kolang-kaling Juned, menyampaikan usaha yang dilakukannya merupakan musiman yang dikelola oleh satu keluarga ini sudah berlangsung sejak belasan tahun lalu, bahkan berlanjut hingga hari ini. Makanya tak heran jika usaha musiman yang digelutinya selama ini menjadi lahan meraup keuntungan yang menjanjikan.
“Ya rutin setiap tahun saya ngolah kolang- Kaling, dijualnya ada yang datang, cuma yang paling utama dikelilingin sama saya ke kampung-kampung,” kata Juned, saat ditemui di rumahnya, Senin 24 Februari 2025.
Dalam Juned mampu menghasilkan belasan hingga puluhan kilogram kolang- Kaling. Ia mengatakan, kolang-kaling ini tidak dijual keluar daerah, lantaran untuk memenuhi permintaan di kampungnya saja dirinya sangat kewalahan,
“Kolang-kaling dibawa ke Jakarta, di kampung juga laku banyak pesanannya. Ini juga yang kami buat sudah di pesan oleh warga,” ujarnya.
Sementara itu, Siti pengrajin lainnya mengungkapkan bahwa setiap tahunnya, pesanan kolang-kaling selalu meningkat drastis menjelang Ramadan. “Biasanya, kami hanya mendapat pesanan sekitar 50 kilogram kolang-kaling per hari. Namun, sekarang pesanan bisa mencapai 200 kilogram per hari. Kami benar-benar kewalahan,” ujar Siti.
Siti menambahkan, meningkatnya konsumsi kolang-kaling menjadikan usaha ini sebagai peluang yang menguntungkan di musim Ramadan. Menurutnya, sebagian besar pesanan datang dari toko-toko grosir, pasar tradisional, hingga restoran yang menyediakan menu berbuka puasa.
“Kami juga menerima pesanan dalam jumlah besar untuk acara buka puasa bersama di beberapa perusahaan dan komunitas,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











