PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Para pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Pandeglang, Banten tetap bersemangat mencari nafkah meskipun pendapatan mereka menurun selama bulan suci Ramadan.
Penurunan order dibanding bulan-bulan biasanya tidak menyurutkan semangat para ojol untuk tetap bekerja. Mereka tetap berkeliling mencari penumpang dan mengantar pesanan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah satu driver Ojol Maxim di Pandeglang, Wahyu mengaku orderan sedikit menurun di bulan suci Ramadan, karena anak sekolah sudah libur biasanya ada saja orderan jemputan anak sekolah.
“Ya bagusan hari-hari normal biasa karena anak-anak sekolah pada masuk orderan masuk rata-rata driver juga sampai 10 hingga 15 orderan, kalau bulan puasa kan anak sekolah libur,” ungkapnya, Senin 3 Maret 2025.
Ketimbang dari biasanya, bahwa untuk saat ini hanya 6 orderan yang masuk. Ia pun memahami kondisi itu, karena selain umat muslim menjalankan ibadah puasa, tentu banyak warung makan yang tutup di siang hari. Otomatis berdampak pula terhadap pekerjaannya.
“Kalau bulan puasa gini paling juga 5 sampai 6 orderan yang masuk, itupun kalau lagi gacor,” ujarnya.
Kendati demikian, Wahyu mengaku tetap semangat menjalankan profesinya tersebut, selain itu untuk tetap menjaga kesehatan yang dimana beberapa hari terakhir sudah mulai musim penghujan. Ia tetap online setiap hari dan mengambil setiap kesempatan orderan yang masuk.
“Iya dong walaupun puasa tetap semangat optimis, jaga kesehatan juga buat para driver yang ada di Pandeglang soalnya udah musim hujan,” ujarnya.
Editor: Bayu Mulyana











