SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Serang tahun ini bakal melatih sebanyak 35 pengelola wisata. Terutama pengelola wisata desa dan Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista).
Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi pada Disporapar Kabupaten Serang, Amar Ma’ruf mengatakan, para pelaku wisata yang akan dilatih di antaranya pramuwisata, hoskiping, barista, hingga Balawista. Mereka akan dilatih bagaimana cara mengelola wisata hingga keselamatan wisata.
“Kemudian juga kita akan latih Barista, di setiap tempat wisata juga kan biasanya ada kafe, nah kita latih baristanya,” katanya saat berbincang-bincang dengan Radar Banten di kantornya, Benggala, Kota Serang, Jumat 7 Maret 2025.
Ma’ruf mengatakan, pelatihan ini akan berlangsung berbasis standar kompetensi kerja Indonesia (SKKNI). Selain diberikan pelatihan, mereka juga akan mengikuti uji kompetensi sehingga mendapatkan sertifikat dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).
“Jadi, supaya mereka mendapatkan sertifikat bahwa mereka sudah masuk kategori profesional, sertifikatnya nanti dikeluarkan oleh BSNP,” ujarnya.
Dikatakan Ma’ruf, pelatihan itu merupakan bagian dari program peningatan Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata. “Di bidang saya ada tiga program unggulan, yakni program pemasaran pariwisata, pengembangan ekonomi kreatif, dan pengembangan SDM pariwisata,” ujarnya.
Ia mengatakan, pengelola wisata yang akan dilatih diutamakan dari desa wisata. Hal itu seiring dengan pengembangan destinasi desa wisata yang sedang dilakukan oleh Pemkab Serang. “Kita kan sedang gencar mengembangkan desa wisata, kita punya 31 desa wisata se-Kabupaten Serang,” terangnya.
Ma’ruf berharap dengan dilakukannya pelatihan ini dapat meningkatkan pariwisata di Kabupaten Serang. Menurutnya, pengembangan pariwisata tidak terlepas dari kualitas SDM-nya.
Editor: Abdul Rozak











