LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Menjelang Lebaran Idul Fitri 2025, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Lebak memperketat pengawasan terhadap produk hewan yang beredar di pasar-pasar, sebagai langkah antisipasi untuk memastikan kualitas dan keamanan daging yang akan dikonsumsi masyarakat. Salah satu bentuk pengawasan yang dilakukan adalah pengujian cemaran formalin, yang dilaksanakan di Pasar Rangkasbitung pada Kamis, 13 Maret 2025.
“Untuk memastikan produk daging seperti kerbau, sapi, kambing, maupun ayam yang dijual benar-benar sesuai dan layak, kami optimalkan pengawasan langsung ke pasar-pasar. Kami tidak ingin kecolongan, kendati selama ini tidak pernah ada pedagang yang curang di Lebak,” ujar Rahmat Yuniar, Kepala Disnakeswan Lebak, Kamis, 13 Maret 2025.
Upaya pengawasan ini semakin intensif dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri, dengan tujuan untuk menciptakan ketentraman batin masyarakat yang mengonsumsi produk hewan yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). Rahmat menegaskan pentingnya keberlanjutan pengawasan ini, mengingat tingginya permintaan daging selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran.
“Alhamdulillah, baik daging sapi, kerbau, maupun ayam yang dijual di pasar cukup baik dan layak dikonsumsi,” kata Rahmat, memberikan kepastian bagi masyarakat tentang kualitas daging yang dijual di pasar tradisional.
Metode pengawasan yang dilakukan adalah dengan uji cepat menggunakan Formalin Rapid Test Kit (untuk mendeteksi cemaran formalin) dan Pork Test Kit (untuk mendeteksi kandungan babi pada daging). Pengujian ini dilakukan langsung di lapak-lapak pedagang daging. Selain itu, pengawasan juga dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) untuk memastikan proses pemotongan sesuai dengan standar kesehatan.
“Kami juga melakukan pengawasan langsung ke Rumah Potong Hewan (RPH). Hasil pemeriksaan tidak ditemukan penyimpangan. Tentunya, kami berharap melalui kegiatan pengawasan ini dapat menjamin daging yang beredar di masyarakat senantiasa aman untuk dikonsumsi,” kata Rahmat menegaskan.
Dengan langkah-langkah tersebut, Disnakeswan Lebak berharap dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam membeli daging untuk perayaan Lebaran, sekaligus memastikan bahwa produk hewan yang beredar bebas dari bahan berbahaya dan memenuhi standar kesehatan yang ketat.
Editor : Merwanda











