PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Polres Pandeglang dan awak media membagikan 200 takjil gratis di Jalan Bhayangkara No.7 Pandeglang, Banten.
Kapolres Pandeglang, AKBP Oki Bagus Setiaji menerangkan, kegiatan tersebut digelar sebagai wujud menguatkan sinergi kepolisian dan media.
Pembagian takjil itu dilakukan di Jalan Bhayangkara No.7 Pandeglang, Banten, tepatnya di depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Pandeglang, pada Kamis (13/3) sore.
Kapolres Pandeglang, AKBP Oki Bagus Setiaji menjelaskan, bahwa takjil tersebut dibagikan kepada pengguna jalan dan santri di pondok pesantren, masing-masing sebanyak 100 paket.
“Pembagian takjil hari ini ada 200 paket. Kami bagikan kepada masyarakat pengguna jalan dan pondok pesantren, masing-masing 100 paket,” ungkapnya, Kamis 13 Maret 2025.
Menurutnya, kegiatan ini telah berlangsung sejak awal Ramadan sebagai wujud kehadiran polisi di tengah masyarakat.
Selain itu, acara ini juga melibatkan awak media sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan awak media di Pandeglang.
“Semoga ke depannya Polri dan wartawan bisa terus bekerja sama dalam mengungkap permasalahan serta menyajikan pemberitaan positif terkait tugas kepolisian, termasuk dalam menjaga kamtibmas di wilayah hukum Polres Pandeglang,” tuturnya.
“Ya tentunya kegiatan ini juga merupakan rutin tahunan yang dilaksanakan pada saat bulan suci Ramadan hingga akhir puasa ini,” sambungnya.
AKBP Oki Bagus Setiaji menyebut, momentum Ramadan tahun ini terasa spesial. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengundang awak media dari seluruh Indonesia dalam agenda khusus yang dipusatkan di Mabes Polri, Jakarta.
“Acara ini dihadiri langsung oleh Bapak Kapolri dan para alim ulama. Sementara di sini, kami bersama rekan-rekan awak media di musala Polres Pandeglang menggelar kegiatan berbagi takjil, dilanjutkan buka puasa dan salat bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, Ramadan menjadi pengingat pentingnya menjaga adab, termasuk berbaik sangka kepada siapa pun tanpa memandang status sosial.
“Kami ingin menumbuhkan kebersamaan dan keterbukaan antara aparat dan masyarakat. Harapannya, dengan kesadaran bersama, permasalahan sosial, pelanggaran, maupun tindak pidana di Kabupaten Pandeglang bisa berkurang,” tandasnya.
Editor: Agung S Pambudi











