• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kabupaten Serang

Akibat Banjir di Padarincang dan Cinangka, 16 Hektare Sawah Puso

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 20 Maret 2025 17:25
in Kabupaten Serang
0
Akibat Banjir di Padarincang dan Cinangka, 16 Hektare Sawah Puso

Kondisi lahan pertanian warga yang mengalami pusodi Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang

0
SHARES
60
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang telah mendata lahan pertanian yang terendam akibat banjir yang terjadi di dua kecamatan beberapa waktu lalu.

Ada sebanyak 16 hektare lahan pertanian di Kecamatan Cinangka dan Kecamatan Padarincang yang mengalami puso akibat terendam banjir.

Akibatnya, para petani merugi hingga Rp30 juta rupiah per hektare karena padi yang mengalami puso sebentar lagi akan memasuki masa panen.

Sekretaris DKPP Kabupaten Serang Yuli Saputra mengatakan, akibat banjir yang melanda dua kecamatan tersebut, setidaknya ada puluhan hektare lahan pertanian yang terendam banjir.

“Di Padarincang ada 26 hektare lahan yang terancam banjir, dari jumlah tersebut setelah diidentifikasi dua sampai tiga hari ada 4 hektare yang mengalami puso,” katanya, Kamis 20 Maret 2025.

Sementara itu, untuk lahan pertanian yang terendam banjir di Kecamatan Cinangka ada sebanyak 23 hektare yang terendam hektare dengan lahan yang mengalami puso sebanyak 12 hektare.

“Jadi total di dua kecamatan tersebut, yakni 39 hektare total puso sebanyak 16 hektare. Untuk usia padi rata-rata sudah mau panen,” ujarnya.

Ia mengaku, pihaknya telah mengusulkan ke pemerintah provinsi agar para petani yang mengalami puso bisa mendapatkan bantuan yakni berupa pergantian benih. “Selain itu kita juga melakukan pendataan terhadap lahan pertanian yang sudah didaftarkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP). Yang ikut dia akan mendapatkan 6 juta per hektare,” ujarnya.

Yuli mengaku, tidak mendapatkan informasi dari kecamatan lainnya di Kabupaten Serang mengenai adanya lahan pertanian yang terendam banjir, apalagi sampai mengalami puso. “Karen memang walaupun Curah hujan tinggi, ini airnya mengalir. Jadi ketika mengalir, tidak sampai merendam tanaman padi,” ujarnya.

Ia mengatakan, rata-rata tanaman padi yang mengalami puso akibat terendam banjir selama lebih dari tiga hari. “Kalau dihitung kerugiannya, karena ini sudah dihitung produksi. Kalau misal per hektare minimal lima ton, lalu dengan hitungan harga gabah Rp6.500 per kilogram nah sudah ketahuan hampir 30 juta per hektare kerugiannya,” ujarnya.

Ia mengaku bencana banjir dan longsor yang terjadi di Padarincang diluar prediksi sehingga tidak dapat diantisipasi yang akhirnya mengakibatkan lahan pertanian mengalami puso.

Ia meminta kepada para petani karena kondisi cuaca yang sedang tidak menentu dengan intensitas hujan yang sangat tinggi, petani dihimbau untuk waspada sekaligus mengantisipasi potensi-potensi banjir yang terjadi dengan melakukan sesegera mungkin panen.

“Khususnya bagi yang dekat denan pengairan, antisipasinya ya sesegera mungkin untuk panen apabila sudah mulai memasuki umur panen dan siap panen,” ujarnya.

Editor : Aas Arbi

Tags: balai penyuluh pertanianBanjir Kabupaten SerangCinangkadkpp kabupaten serangkabupaten serangPemkab Serangpertanianpuso
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

LSM dan Ormas di Pandeglang Diimbau Tak Minta THR ke Pemda dan Perusahaan

Next Post

Wamenpar Kunjungi Pantai Pandan Carita, 2 Juta Wisatawan Diprediksi Kunjungi Banten

Next Post
Wamenpar Kunjungi Pantai Pandan Carita, 2 Juta Wisatawan Diprediksi Kunjungi Banten

Wamenpar Kunjungi Pantai Pandan Carita, 2 Juta Wisatawan Diprediksi Kunjungi Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

5 Fungsi Control Valve dalam Sistem Kontrol Proses Industri

5 Fungsi Control Valve dalam Sistem Kontrol Proses Industri

by Redaksi
Kamis, 20 Agustus 2026 18:38
0

Control Valve merupakan komponen vital dalam pengendalian proses industri. Valve ini terdiri dari tiga bagian utama yaitu valve body, aktuator,...

Pemkab Serang Senang, Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Penuh Waktu

Pemkab Serang Senang, Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Penuh Waktu

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 20 Agustus 2026 18:08
0

Kepala BKPSDM Kabupetan Serang, Iskandar Nordat, bicara soal rencana pengangkatan guru PPPK Paruh Waktu.

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.