SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Sesuai keputusan bersama Dirjen Perhubungan Darat, Dirjen Perhubungan Laut, Kakorlantas Polri, dan Dirjen Bina Marga, akan diberlakukan pembatasan kendaraan angkutan barang di ruas Tol Tangerang-Merak pada Senin, 24 Maret 2025 pukul 00.00 WIB sampai Selasa, 8 April 2025 pukul 24.00 WIB.
Pembatasan berlaku untuk kendaraan mobil barang dengan sumbu 3 atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan atau gandengan, mobil barang yang mengangkut hasil galian (tanah, pasir, batu), hasil tambang, dan bahan bangunan.
Corporate Communications Astra Tol Tamer, Uswatun Hasanah mengatakan, pada H-9 Lebaran, ruas Tol Tangerang-Merak ramai lancar.
“Sekitar 169 ribu kendaraan melintas pada 22 Maret 2025, lebih tinggi sekitar 8,7 persen dari lalu lintas harian normal dan lebih tinggi sekitar 1,2 persen dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.
Sejak 20 Maret 2025 sampai 22 Maret 2025, total lebih dari 586 ribu kendaraan telah melintas di ruas tol Tangerang–Merak.
Ia mengungkapkan, Astra Infra menerapkan diskon tarif tol saat arus mudik untuk ruas Tol Tangerang-Merak sebesar 20 persen. Diskon itu akan diberlakukan pada Senin, 24 Maret 2025 pukul 00.00 WIB hingga Selasa, 25 Maret 2025 pukul 24.00 WIB bagi pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan menerus dari gerbang tol Cikupa menuju gerbang tol Merak dan sebaliknya.
Astra Infra mengimbau pengendara yang hendak melakukan penyeberangan laut untuk dapat merencanakan perjalanan dengan baik, mempersiapkan tiket ferry sebelum melakukan perjalanan.
Tiket ferry hanya bisa dibeli melalui aplikasi atau website ferizy maksimal 5 kilometer sebelum tiba di pelabuhan.
“Astra Infra mengimbau pengguna jalan tol untuk merencanakan perjalanan dengan baik. Sebelum bepergian, pastikan kondisi kendaraan dan fisik pengemudi dalam keadaan prima, cukup bahan bakar, saldo kartu uang elektronik, dan perbekalan secukupnya, serta istirahat di rest area jika lelah,” tuturnya.
Uswatun mengungkapkan, rest area tersedia di Km 43 dan 68 arah Merak, serta Km 68 dan 45 arah Jakarta.
“Jika rest area penuh, pengguna jalan dapat keluar tol untuk mengisi BBM atau beristirahat, lalu masuk kembali tanpa dikenakan tarif tambahan,” ujarnya.
Reporter: Rostinah
Editor: Agung S Pambudi











