CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Di balik kesibukan arus mudik Lebaran, para porter di Pelabuhan Merak memainkan peran penting dengan membantu pemudik membawa barang bawaan mereka. Terutama saat lonjakan mudik meningkat, keberadaan mereka sangat membantu kelancaran perjalanan.
Dengan sistem kerja bergantian dalam dua shift, para porter berusaha memberikan layanan terbaik bagi pemudik yang membutuhkan bantuan angkut barang.
“Ya, tugas kami sebagai porter ini membantu pemudik mengangkut barang. Tapi sifatnya tidak memaksa. Kalau ada yang mau pakai jasa kami, silakan. Kalau tidak, ya tidak apa-apa,” ujar salah satu porter di Pelabuhan Merak.
Menurutnya, banyak pemudik yang sudah terbiasa menggunakan jasa porter dan langsung memanggil ketika membutuhkan bantuan.
“Biasanya ada pemudik yang sudah sering pakai jasa porter, jadi mereka langsung memanggil. Misalnya, kami menawarkan harga Rp30.000, pemudik menawar Rp20.000, ya kalau kami setuju, kami angkut. Kalau tidak, ya tidak masalah,” jelasnya.
Tarif jasa porter ini bervariasi, tergantung pada ukuran dan berat barang yang dibawa.
“Biasanya tarifnya antara Rp20.000 sampai Rp30.000. Kalau barangnya lebih besar dan berat, bisa lebih dari itu,” tambahnya.
Saat ini, jumlah porter di Pelabuhan Merak mencapai 68 orang yang dibagi dalam dua regu.
“Jadi ada dua shift. Saya, misalnya, bertugas sampai subuh. Masing-masing shift ada 32 orang,” katanya.
Dalam sehari, seorang porter bisa mengangkut barang pemudik hingga lima atau enam kali, tergantung kondisi dan kesanggupan fisik mereka.
“Kalau lagi ramai seperti musim mudik begini, tergantung kita kuatnya berapa kali. Kalau kuat, bisa lebih banyak lagi,” ujarnya.
Layanan porter ini tidak hanya membantu pemudik dari area terminal menuju kapal, tetapi juga tersedia porter di dalam kapal untuk membantu saat tiba di pelabuhan tujuan.
“Kami bantu membawa barang dari pertama datang sampai naik ke kapal, nanti di kapal juga ada porter lagi,” pungkasnya.
Dengan adanya porter di Pelabuhan Merak, pemudik yang membawa banyak barang dapat lebih terbantu dalam perjalanan mereka, terutama di tengah padatnya arus mudik Lebaran.
Editor: Merwanda











