SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Hari pertama pencarian kakek bernama Nasim, berusia 97 tahun warga Kampung Cirampayak, Desa Kadubereum, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang menghilang saat mencari melinjo di Hutan Pabuaran belum membuahkan hasil.
Proses pencarian yang dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas Banten dan BPBD Kabupaten Serang terkendala karena kondisi cuaca di wilayah tersebut yang tidak menentu.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Ade Ivan Munasyah mengatakan, proses pencarian sudah mulai dilaiukan sejak Minggu 6 April 2025 sekitar pukul 07.00 WIB.
“Jam 07.00 WIB tim gabungan melaksanakan briefing dan melaksanakan pencarian sesuai renops,” katanya, Minggu 6 April 2025.
Ia mengatakan, selain melibatkan personil dari tim gabungan, proses pencarian juga menggunakan teknologi.
“Kita melakukan pencarian menggunakan drone DJI thermal UAV.39 di area yang dicurigai,” ujarnya.
Namun proses pencarian belum membuahkan hasil karena terkendala oleh kondisi cuaca di wilayah Kecamatan Pabuaran.
“Sekitar pukul 12.00 WIB kondisi di lapangan hujan. Pencarian pun batu dimulai kembali pada pukul 14.00 WIB seusai hujan reda,” ujarnya.
Namun karena cuaca kembali hujan, proses pencarian pun dihentikan sekitar pukul 15.30 WIB.
“Kondisi cuaca hujan sehingga proses pencarian harus dihentikan dan akan dilanjukan di hari selanjutnya,” ujarnya.
Diketahui, korban yang hilang ialah seorang pria berusia 97 tahun bernama Nasim. Ia hilang setelah pamit kepada keluarga sejak Jumat 4 Maret 2025 pukul 07.00 WIB.
Saat itu, korban pamit ke keluarganya untuk berangkat mencari melinjo di hutan Pabuaran yang merupakan kegiatan sehari- hari korban.
Biasanya pada pukul 12.00 WIB korban sudah tiba di rumah, namun hingga berita ini dilaporkan korban belum juga kembali ke rumah dan masih hilang.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











