KABUPATEN TANGERANG,RADARBANTEN. CO. ID – Sopir truk sampah yang yang mengaku di depan Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengangkut sampah hanya satu Rit dalam sehari tidak diakui oleh UPT Kebersihan 6 dan pihak Kecamatan Legok.
Ini lantaran, dalam video yang beredar tersebut. Sopir truk sampah itu mengaku mengambil sampah dari wilayah Kecamatan Legok.
“Iya pak saya dari Legok, hanya satu rit ambil sampah dari Legok,” katanya dalam video tersebut.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid terlihat berang karena sopir truk sampah tersebut. Karena hanya satu rit saja mengambil sampah. Padahal kata Bupati, wilayah Legok masih banyak sampah yang belum terambil.
“Kan bisa ambil sampah dua hingga tiga rit dalam sehari di Legok itu, kenapa cuma satu rit ambilnya,” keluh Bupati dihadapan Sekda Kabupaten Tangerang dalam video yang berdurasi 41 detik itu.
Atas peristiwa tersebut yang juga viral di IG RADARBANTEN, Camat Legok, Soni Karsan membantah bahwa sopir dan truk sampah yang ditegur Bupati Tangerang adalah milik kecamatannya.
Sebab kata Soni, pihak Kecamatan Legok hanya mempunyai satu truk sampah dan bukan yang ada dalam video tersebut.
“Bukan bang, bukan punya kita itu truk sampah dan supirnya, karena kita punya satu armada sampah saja. Itu pun sudah rusak,” katanya.
Sementara itu, Kasubag TU UPT Kebersihan Wilayah 6 yang membawahi wilayah Kecamatan Legok, Almiatun juga membantah bahwa sopir dan truk yang ditegur Bupati Tangerang soal pengambilan sampah hanya satu rit itu bukan milik UPT Kebersihan wilayah 6.
“Bukan bang, kami gak kenal sama supir itu, dan itu bukan armada sampah milik UPT kami,” ujarnya.
Senada, Kepala UPT Kebersihan wilayah 4, Heksandri Satrio juga menegaskan bahwa sopir dan truk sampah tersebut bukan milik UPT nya.
Apalagi kata Satrio, wilayah yang ditangani oleh UPT Kebersihannya bukanlah wilayah Kecamatan Legok.
“Kan jelas itu dalam video bahwa supir truk sampah mengaku mengambil sampah dari wilayah Legok,” cetus Satrio.
Reporter: Mulyadi
Editor: Aditya











