PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Empat kecamatan di Kabupten Pandeglang mengalami banjir akibat luapan Sungai Cisata. Keempat kecamatan terdampak banjir yaitu Kecamatan Jiput, Kecamatan Menes, Kecamatan Pulosari, dan Kecamatan, Cikeudal.
Kepala Pelaksana BPBDPK Kabupaten Pandeglang Ahmad Riza Kurniawan melalui Sekretarisnya Nana Mulyana mengatakan, pada hari jum’at tanggal 18 April 2025 pukul 02.00 WIB pagi telah terjadi hujan lebat yang mengakibatkan luapan Sungai Cikuncil anak dari Sungai Cisata yang meyebabkan banjir.
“Sehingga beberapa rumah dan ternak di Desa Sindangkarya, Kecamatan Menes terbawa hanyut dan tertimpa pohon,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, melalui sambungan telepon selularnya, Jumat, 18 April 2025.
Banjir di Desa Sindangkarya melanda tiga kampung. Yaitu Kampung KaduTomo, RT 002 RW 003, Kampung Margahayu dan Kampung Kadukalasi.
“Di Kampung Kadukalasi terdampak, seebanyak delapan (8)rumah rusak. Hewan ternak hilang terbawa hanyut dan terkikisnya ruas jalan,” katanya.
Selanjutnya, di Kecamatan Jiput, kondisinya sudah surut dan normal, yaitu Kampung Kadukandel, Desa Sampangbitung. Kecamatan Pulosari di Kampung Bojongpinang, Desa Banjarnegara sudah surut dan normal kembali
“Untuk di Kecamatan Cikeudal, Kampung Pasir Eurih, Desa Tegal terdampak 19 KK. Saat ini sudah surut dan berangsur normal,” katanya.
Camat Jiput Ade Juliansah mengatakan, khusus wilayah Jiput hanya aliran sungai meluap. “Alhamdulillah wilayah Kecamatan Jiput aman. Air luapan sungai sudah surut dari semenjak jam 08.00 WIB,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











