SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten menyebut banjir yang menggenangi sejumlah wilayah di Provinsi Banten sejak Sabtu 8 Maret 2026 mulai berangsur surut.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Banten, Asep Mulya Hidayat.
“Alhamdulillah beberapa titik sudah berangsur surut, seperti di Serang dan Cilegon,” katanya, Selasa 10 Maret 2026.
Meski begitu, masih ada wilayah yang terendam banjir, seperti di Kecamatan Periuk, Kota Tangerang. Di daerah tersebut, ketinggian air masih cukup tinggi sehingga ribuan warga dilaporkan masih mengungsi.
“Mungkin dua atau tiga hari lagi baru surut,” katanya.
Asep mengatakan, koordinasi dengan pemerintah daerah kabupaten dan kota terus dilakukan guna memastikan penanganan terhadap warga terdampak dapat berjalan cepat.
“Kami tetap menyiagakan petugas di lapangan untuk memantau perkembangan kondisi di wilayah yang rawan banjir,” ujarnya.
BPBD juga mengingatkan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca, potensi hujan masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Karena itu, masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai, dataran rendah, serta kawasan rawan banjir diminta untuk tetap waspada dan segera melapor kepada petugas jika terjadi peningkatan debit air secara tiba-tiba.
“Jika terjadi peningkatan debit air secara mendadak, masyarakat diharapkan segera melapor kepada petugas atau aparat setempat agar langkah evakuasi bisa segera dilakukan,” kata Asep yang akrab disapa Haji Rocker.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca serta perkembangan kondisi di wilayah masing-masing guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi.*
Editor : Krisna Widi Aria











