SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Peluang untuk bekerja di luar negeri untuk sektor formal masih terbuka lebar. Banyak lowongan pekerjaan yang bisa diakses oleh masayarakat Kabupaten Serang baik cleaning servis, house keeping, spa terapis serta manufaktur.
Pengantar Kerja Ahli Muda pada Disnakertrans Kabupaten Serang, Heri Supriatna mengatakan, lapangan pekerjaan di sektor formal di luar negeri sangat terbuka lebar. “Penempatannya ada di Turki dan Saudi. Lalu juga ada Jepang, namun lama membutuhkan pelatihan bahasa Jepang. Juga harus ada sertifikasi bahasa,” ujarnya, Minggu 27 April 2025.
Selain itu ada juga lowongan kerja untuk tenaga medis baik perawat maupun lainnya untuk penempatan di timur tengah. Namun, minat masyarakat Kabupaten Serang untuk bekerja ke luar negeri melalui jalur formal masih minim.
“Jangankan ke luar negeri, luar pulau saja masih fikir-fikir. Hanya wilayah tertentu yang niat ingin berangkatnya besar, seperti Tanara, Pontang, Tirtayasa. Karena ini sudah jadi tradisi dari dulu,” ujarnya.
Ia mengatakan, rata-rata orang tua di Kabupaten Serang meminta anaknya untuk mencari kerja di wilayah yang dekat, tidak harus pergi ke luar negeri.
Selain itu, salah satu faktor yang mengakibatkan minat masyarakat kecil untuk bekerja di sektor formal ialah karena adanya biaya yang harus dikeluarlan. “Maka, salah satu solusinya harusnada dana talang, dana pinjaman. Cuman untuk sektor formal belum ada. Makanya saya mendorong agar pemerintah mau mendorong melalui bank bjb,” ujarnya.
Ia mengaku, kuota untuk berangkat ke luar negeri terbuka lebar. Berapapun masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri bisa tertampung. “Peluangnya terbuka lebar, ara 5.000 pun yang mau berangkat bisa. Kuotanya terbuka lebar,” tegasnya.
Ia mengatakan, di tahun 2024, ada sebanyak 767 orang yang berangkat secara resmi ke luar negeri yang terdiri dari 61 orang bekerja di sektor formal, sementara sisanya di job non formal.
Reporter: Ahmad Rizal Ramadhani
Editor: AGung S Pambudi











