PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID–Sebanyak 100 peserta mengikuti Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) selama empat hari di UPT SPNF-SKB Kabupaten Pandeglang. Peserta terdiri dari jenjang paket A, B, dan C.
Plt Kepala SPNF-SKB Pandeglang, Yanti Agustini, mengatakan ujian berlangsung sejak Selasa, 28 April hingga Kamis 1 Mei 2025. Para peserta merupakan warga Kabupaten Pandeglang yang mengikuti program pendidikan kesetaraan.
“Ujian ini untuk mengecek kelayakan mereka, apakah bisa lulus dari jenjang yang sedang diikuti, jumlahnya ada 100 peserta yang mengikuti UPK,” kata Yanti, Rabu 30 April 2025.
Yanti menjelaskan, peserta paket A akan dinilai apakah layak melanjutkan ke jenjang SMP atau sederajat. Untuk paket B, penilaian ditujukan apakah bisa lanjut ke paket C walaupun rata-rata mereka sudah ada yang bekerja tapi masih tetap mengejar pendidikan.
Sedangkan untuk paket C, hasil ujian menentukan kelulusan akhir dari program kesetaraan.
Lanjutnya, Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) di UPT SPNF-SKB Kabupaten Pandeglang sudah memanfaatkan teknologi. Peserta bisa mengerjakan soal melalui komputer atau handphone masing-masing menggunakan Google Form.
“Iya betul, jadi kita pakai Google Form. Semua soal sudah kami siapkan di situ,” ujarnya.
Yanti menjelaskan, keberadaan SPNF-SKB memberi kesempatan bagi masyarakat yang tidak menempuh pendidikan formal agar tetap bisa melanjutkan sekolah. Program ini juga jadi upaya untuk menekan angka putus sekolah di Pandeglang.
“Kalau memang ada masyarakat yang belum punya ijazah atau ada kendala di sekolah formal, mereka bisa ikut belajar di sini,” terangnya.
Menurutnya, peserta UPK tidak hanya dari kalangan pelajar, tetapi ada juga yang sudah bekerja. Meski begitu, semangat mereka untuk tetap bersekolah dinilai tinggi.
Ia berharap ke depan SPNF-SKB Pandeglang mendapat dukungan lebih dari pemerintah daerah maupun provinsi, agar layanan pendidikan kesetaraan semakin optimal.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











