TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID–Dari 1.237 SMA, SMK, dan SKh swasta di Banten, sebanyak 811 sekolah di antaranya secara resmi sudah menyatakan ikut program Sekolah Gratis yang diluncurkan Pemprov Banten.
Anggaran yang disiapkan Pemprov untuk program unggulan Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten A. Dimyati Natakusumah pada APBD Provinsi Banten Tahun Anggaran 2025 yakni Rp295 miliar.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Lukman mengatakan, pihaknya telah menghitung estimasi calon peserta yang diperkirakan ikut dalam program Sekolah Gratis.
“Jumlahnya mencapai 85.995 anak untuk kelas X,” ujar Lukman.
Namun, Lukman mengatakan, estimasi calon peserta yang ikut dapat progran Sekolah Gratis ini kemungkinan berkurang atau bertambah pada saat Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.
“Nanti dihitung realnya, setelah ada selesai penerimaan siswa baru,” tuturnya.
Kata dia, program Sekolah Gratis untuk meningkatkan mutu pendidikan yang tertuang ke dalam delapan standar pendidikan yaitu standar kompetensi lulusan, standar isi, standar proses, standar penilaian pendidikan, standar tenaga pendidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, dan standar pembiayaan.
“Dari standar 8 itu akan dilihat mutu keberhasilan dan mutu pendidikan selama satu tahun dan akan dinilai secara terus-menerus,” ujar Lukman.
Ia mengatakan, dalam pelaksanaan Sekolah Gratis ini, pihaknya akan menekankan transparansi dan akuntabilitas. Sehingga dalam pertanggungjawaban anggaran tersebut, sekolah akan diawasi oleh lembaga-lembaga terkait, baik dari internal Pemprov Banten, yakni Inspektorat maupun lembaga-lembaga independen lainnya. Selain itu, ada juga pendamping pengawasan secara rutinitas yang akan dilakukan Dindikbud, melalui kantor cabang dinas.
“Dewan Pendidikan termasuk komite sekolah yang ada di sekolah itu akan melakukan pengawasan dan mendampingi sekolah dalam pelaksanaan kegiatan,” tegasnya.
Reporter : Rostinah
Editor: Agung S Pambudi











