CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Koordinator Posyandu Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Mutmainah, menyoroti pentingnya perhatian serius terhadap kesejahteraan para kader Posyandu.
Ia berharap pemerintah, terutama Gubernur Banten yang baru, dapat memberikan dukungan nyata melalui alokasi dana dan kebijakan yang tepat sasaran.
“Yang pasti, kami berharap ada dukungan pemerintah yang lebih hebat. Posyandu sekarang sudah berubah, jadi harus lebih diperhatikan,” ujar Mutmainah kepada Radar Banten, Jumat 9 Mei 2025.
Mutmainah menyampaikan bahwa sejauh ini kader Posyandu masih banyak yang bekerja secara sukarela, padahal mereka menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.
Menurutnya, banyak keluhan warga yang justru lebih dulu disampaikan kepada kader sebelum sampai ke RT atau instansi lainnya.
“Kader itu ujung tombak warga. Keluhan apapun biasanya disampaikan dulu ke kami. Kami bantu semampunya, meskipun capek, tapi senang kalau bisa bantu warga kurang mampu,” jelasnya.
Mutmainah juga menyoroti pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi balita melalui Program Makanan Tambahan (PMT) yang selama ini kerap tidak tersedia. Ia mengapresiasi janji Gubernur Banten yang akan memberikan bantuan Rp5 juta untuk setiap Posyandu.
“Gubernur tadi menyampaikan bahwa nanti akan ada bantuan Rp5 juta untuk masing-masing Posyandu. Di Ciwandan sendiri ada 43 Posyandu, kami sangat berharap dana itu segera turun,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa dana tersebut tidak akan digunakan untuk kepentingan pribadi kader, tetapi untuk pengadaan PMT agar pelayanan kepada anak-anak balita bisa maksimal dan upaya pencegahan stunting lebih efektif.
“Kalau dana itu turun, kita akan kelola untuk PMT. Supaya anak-anak lebih sehat, lebih ramai datang ke Posyandu, dan tidak ada lagi kasus stunting,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











