KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Diabetes melitus atau yang lebih dikenal sebagai kencing manis rupanya tidak hanya mempengaruhi kadar gula darah, namun juga dapat menyebabkan komplikasi yang cukup serius. Salah satunya adalah diabetic foot.
Dimana, kondisi tersebut merupakan salah satu komplikasi yang sering dialami oleh penderita diabetes dan akan dapat berdampak buruk jika tidak segera ditangani dengan serius.
Menurut dr. Sendi Kurnia Tantinius, Sp.B, diabetic foot terjadi karena kombinasi faktor kerusakan saraf dengan gangguan aliran darah dan infeksi.
Jika tidak ditangani kata dr Sendi, kondisi tersebut dapat berkembang dan berisiko akan di amputasi.
Penyebab dan terjadinya diabetic foot,
Menurut dr. Sendi, adalah akibat kombinasi dari beberapa faktor utama, seperti neuropati diabetik yang menyebabkan hilangnya sensasi di kaki, sehingga luka kecil tidak terasa.
“Nah kemudian terjadi gangguan sirkulasi darah yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah, memperlambat penyembuhan luka. Dan adanya luka kecil yang tidak segera ditangani yang bisa berkembang menjadi infeksi berat,” ungkap dr Sendi dalam keterangan resminya dikutip RADARBANTEN.CO.ID, Kamis, 15 Mei 2025.
Sendi mengungkapkan, ada beberapa gejala yang yang perlu diwaspadai terjadinya diabetic foot, di antaranya, terjadi kesemutan dan mati rasa pada kaki, nyeri yang tidak biasa, pembengkakan pada area kaki dan perubahan warna kulit menjadi lebih gelap di area yang terinfeksi.
Dirinya juga menerangkan bahwa gejala seperti kesemutan dan mati rasa biasanya diabaikan oleh para penderita diabetes.
“Padahal hal tersebut bisa menjadi tanda awal adanya kerusakan saraf yang bisa berpotensi berkembang menjadi diabetic foot,” terangnya.
Untuk itu, kata dr Sendi, penanganan diabetic foot melibatkan pendekatan multidisiplin, mulai dari pemeriksaan kaki secara rutin, menggunakan sepatu yang nyaman dan sesuai ukuran, menjaga kebersihan kaki secara menyeluruh dan mengontrol gula darah secara ketat.
“Berikut beberapa metode yang bisa dilakukan untuk menangani diabetic foot bisa seperti dengan membersihkan jaringan mati dan membantu mempercepat penyembuhan luka dengan meningkatkan kadar oksigen dalam darah,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











