LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Falah Tebuireng Cabang 09 Pasirmalang, Kabupaten Lebak, menggelar diklat pendidikan karakter berbasis pesantren untuk angkatan ke-9. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, 19–20 Mei 2025, dan diikuti oleh 53 peserta dari kalangan guru serta alumni Pesantren Tebuireng yang aktif di lembaga pendidikan sekitar Banten.
Dengan mengusung tema “Menata Hati, Membangun Jiwa, Menguatkan Karakter”, diklat ini berlandaskan kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim karya Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari—sebuah referensi klasik pesantren tentang adab guru dan murid.
Ketua Dewan Pembina Yayasan sekaligus Pimpinan Ponpes Nurul Falah Tebuireng Cabang 09, KH Ahmad Rafiudin, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah nyata dalam menanamkan nilai-nilai adab dalam proses pendidikan. “Diklat ini membumikan pemikiran pendidikan Hadratussyaikh dalam kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim, dalam etika guru dan murid,” ujar KH Ahmad Rafiudin, Rabu, 21 Mei 2025.
Ia berharap diklat ini mampu melahirkan pribadi-pribadi yang tidak hanya kuat secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang matang. “Tentunya, diharapkan menjadi pribadi yang berkarakter yang lebih baik dan mampu menjadi teladan, bahkan dapat memberdayakan potensi dan membantu guru dan murid dalam menerapkan ajaran Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari,” lanjutnya.
Lebih dari sekadar pelatihan, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi antarkomponen pesantren untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi. “Sebagai media dalam silaturahim semua komponen untuk saling berkolaborasi, bersinergi, dan berbagi,” jelasnya.
“Acara diklat pendidikan ini diharapkan juga lebih bermanfaat dan bisa memberdayakan potensi serta membantu menerapkan ajaran Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari,” tutup KH Ahmad Rafiudin.
Sejumlah tokoh hadir memberikan dukungan dalam kegiatan ini, di antaranya Ketua Yayasan M. Rizqul Khoiri, Ketua Patsun Kyai Iton, Ketua Santri Mendunia Moh. Abdul Aziz Nawawi, serta Nyai Hj. Sri Kartini. Turut hadir juga Ust. Abdul Malik dari Aswaja Center Ponpes Tebuireng dan KH Chamim Kohari dari LP2D (Lembaga Pendidikan, Pelatihan, dan Dakwah) Presidium Nasional IKAPETE.
Editor: Merwanda











