TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – PT Midi Utama Indonesia Tbk atau Alfamidi mencatatkan pendapatan bersih Perseroan mencapai Rp19,89 triliun, naik 14,62% dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp17,35 triliun.
Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga meningkat 5,76 persen menjadi Rp 546,41 miliar dibandingkan tahun 2023 sebesar Rp 516,66 miliar.
Finance Director PT Midi Utama Indonesia Tbk, Suantopo Po mengungkapkan, pertumbuhan usaha perusahaan juga didorong oleh strategi ekspansi gerai yang agresif.
Hingga akhir 2024, jumlah gerai Perseroan mencapai 2.435 unit, terdiri dari 2.368 gerai Alfamidi, 62 gerai Alfamidi Super dan 5 gerai Midi Fresh yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, meliputi Jawa, Kalimantan, Sumatra, Sulawesi dan Maluku dan didukung oleh lebih dari 29.000 karyawan.
“Perseroan juga memberikan kontribusi ekonomi melalui pembayaran pajak, remunerasi karyawan, serta pengembangan masyarakat. Dukungan kepada UMKM diwujudkan dalam pemasaran lebih dari 600 produk House Brand dan Private Label (HBPL), serta penyediaan ruang tenant usaha di gerai-gerai Alfamidi,” ujarnya dalam Konfrensi Pers, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di kantor pusat Alfa Tower, Tangerang, Kamis 22 Mei 2025.
Menatap 2025, Suantopo Po mengatakan industri ritel nasional diperkirakan tumbuh stabil dengan proyeksi pertumbuhan omzet sebesar 4,8%-4,9%, turun dari 5,2%-5,3% pada 2023.
Penurunan ini dipicu oleh deflasi yang terjadi selama Mei hingga September 2024 dan pelemahan daya beli masyarakat.
“Meski demikian, Alfamidi tetap optimis. Tantangan seperti inflasi tinggi, daya beli lemah, serta persaingan ketat dijadikan pemacu untuk terus memperkuat layanan melalui semangat “Siap Menangkan Hati Konsumen”,” ungkapnya.
Menurut Suantopo,sampai dengan Maret 2025, jumlah total gerai Perseroan mencapai 2.469 gerai. Terdiri dari 2.397 gerai Alfamidi, 68 gerai Alfamidi Super dan 4 gerai Midi Fresh. Pertumbuhan ini mempertegas komitmen ekspansi berkelanjutan Perseroan di pasar ritel modern nasional.
Reporter: Syaiful Adha
Editor: Aditya












