SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Manajemen PT Wika buka suara mengenai kendala relokasi SDN Inpres Cikeusal, Desa Cikeusal, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang yang hingga kini belum bisa terealisasi.
Lambannya proses relokasi dikarenakan sulitnya memperoleh lahan pengganti yang akan digunakan untuk membangun gedung SDN Inpres Cikeusal.
Manajer Bidang Pemasaran dan Pengembangan Usaha PT Wika Serang-Panimbang Muhammad Albagir mengungkapkan, lambatnya proses relokasi SDN Inpres Cikeusal lantaran sulitnya mencari lahan pengganti.
“Sebelum kita membangun dapat dulu lahan penggantinya. Nah, lahan pengganti ini tanggung jawab PPK. Nah sampai saat belum ada lahan pengganti yang diserahkan ke kita sehingga kita tidak bisa melakukan pembangunan,” ujarnya.
Ia mengatakan, lambannya proses pencarian lahan pengganti dikarenakan beberapa kali berganti lokasi. Bahkan yang terakhir setelah sudah dilakukan apraisal oleh KJPP dan diajukan ke LMAN ternyata masih ada dokumen yang belum lengkap.
“Itu yang saat ini masih jadi kendala, sehingga sampai saat ini kita belum dapat lahan pengganti. Nah untuk kronologis detailnya bisa menghubungi pihak PPK lahan,” ujarnya.
Ia mengaku, apabila seluruh dokumen-dokumen sudah lengkap dan dilakukan pembayaran, proses pembangunan bisa segera direalisasikan setelah adanya penyesuaian desain di lahan pengganti.
“Kalau pembangunan fisiknya enam bulan selesai. Hanya tahapan-tahapan pra nya ini yang cukup complicated,” tegasnya.
Editor: Abdul Rozak











