SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) Republik Indonesia memulai pilot projet Program Rencana Desa Negara Emas (Radenmas) 2045 di Kabupaten Serang.
Gerakan untuk mensukseskan swasembada pangan tersebut dimulai di Desa Sindanglaya, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang dengan menggandeng Yayasan Quantum Akhyar Institute yang diketuai oleh Ustadz Adi Hidayat.
Kerjasama ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilakukan oleh Menteri Desa (Mendes) PDTT, Yandri Susanto, dan Ketua Yayasan Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat.
Setelah penandatanganan, ke dua belah pihak kemudian meninjau Si Opung atau metode menanam padi di atas kolam atau empang. Kemudian dilanjutkan penanaman holtikultura berbagai macam pohon buah-buahan di Kampung Kadubajo sebagai bentuk implementasi Gerakan Indonesia Menanam atau Gerina.
Ketua Yayasan Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat mengatakan, untuk menuju indonesia emas 2045, pihaknya mendorong agar proses dilakukan dari tingkat desa sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik.
“Dari bawah ini di level desa, sehingga kalau desanya baik, tertata bagus, secara otomatis juga ke atasnya akan mudah untuk didapatkan hasilnya,” ujarnya, Minggu 1 Januari 2025.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pihaknya kemudian melalui Yayasan Quantum Akhyar Institute bersama Kemendes memulainya di Kabupaten Serang.
“Dengan pertimbangannya 1 sejarah, yang kedua karakteristiknya, dan yang ketiga letak strategisnya dalam menopang kekuatan Indonesia. Jadi program ini tidak membuka lapangan kerja, tapi membuat semua warga desa bekerja. Supaya semuanya aktif, ini bukan duet maut, tapi duet hidup. Dari kita, oleh kita, dan untuk kita,” ujarnya.
Sementara itu, Mendes PDT Yandri Susanto mengapresiasi apa yang dilakukan Ustadz Adi Hidayat yang sudah melakukan MoU dilanjutkan dengan perjanjian kerja sama untuk menyongsong Radenmas 2045.
“Kita berharap melalui kerja sama ini Kabupaten Serang sebagai pilot project benar-benar greget, kalau kata Ustadz Adi Hidayat mengembalikan kejayaan Banten dimulai dari tanah Serang. Kita minta kepada seluruh elemen di Serang terutama kepala desa, ayo kita sambut program yang sangat mulia dan brilian ini di masing-masing desa,” ujarnya.
Pihaknya mengaku, tengah menyiapkan agar desa-desa di Indonesia mandiri pangan. Pihaknya menyiapkan desa tematik seperti desa cabai, desa tomat, desa padi, jagung, ayam petelur, sehingga siklus sistem ekonomi itu bisa berjalan baik dan lancar.
Terutama untuk menyambut adanya gerakan Koperasi Desa Merah Putih se-Indonesia oleh Presiden Prabowo, dan ada juga kebutuhan mendesak dan kebutuhan setiap hari bahan baku makanan bergizi gratis (MBG).
Editor: Bayu Mulyana












