SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pengamat Kebijakan Publik Publik dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Ahmad Sururi, menyarankan kepada Gubernur Banten, Andra Soni, dan Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, untuk memperkuat branding Super Team.
Katanya, branding ini dapat menjadi bahan inovasi dalam menanggapi hasil survei kepuasan masyarakat terhadap kinerja 100 hari gubernur dan wakil gubernur di Pulau Jawa.
“Meskipun tidak menjadi indikator mutlak, akan tetapi setidaknya hasil survei tersebut penting menjadi bahan evaluasi, informasi, dan inovasi ke depan bagi Gubernur Banten dan jajarannya ke depan,” ucapnya, Minggu, 1 Juni 2025.
Menurutnya, potret hasil survei itu dapat menjadi bahan inovasi bagi struktur birokrasi Pemerintah Provinsi Banten, terutama hubungan masyarakat untuk membangun popularitas melalui komunikasi brand personal gubernur dan wagub secara sinergis ke publik, terutama di media sosial. Sebab, terdapat korelasi antara survei dengan popularitas.
Ia memandang jika membangun brand Gubernur Banten di media sosial tentunya tidak perlu harus meniru Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyani, yang terlihat one man show dan super man.
“Justru kepercayaan publik di media sosial dan dunia nyata akan meningkat jika Gubernur Andra bersinergi dengan wagub atau dengan DPRD provinsi, artinya yang diperkuat adalah super team bukan super man,” ungkapnya.
Sururi melihat, branding super team ini dapat diperkuat, melihat keduanya sudah mempunyai modal dengan harmonisnya hubungan dengan DPRD Banten juga para Organisasi Perangkat Daerah (OPD)-nya.
Ke depan, dia berharap adanya evaluasi, infomasi, dan inovasi terkait dengan program-program pembangunan dan pelayanan publik di Banten dari Andra-Dimyati.
” Effort atau kemauan Gubernur Banten kita apresiasi, tinggal kita tunggu buktinya, bukan sekedar kerja maya akan tetapi kerja nyata,” harapnya.
Sementara, Andra Soni mengaku akan berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Banten.
Ia berkomitmen untuk mewujudkan visi misi dirinya dan Dimyati untuk menjadikan Banten maju, adil, merata, dan tidak korupsi.
Untuk mewujudkan hal itu, pihaknya akan mengedepankan pembangunan berkelanjutan dengan mengajak semua stakeholder untuk turut serta dalam percepatan pembangunan di Provinsi Banten.
“Prinsip pembangunan adalah berkelanjutan, maka perlahan kita kerjakan. Dari identitas menuju produktivitas yang berkualitas,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











