LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Sedekah bumi digelar meriah di Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, pada Senin, 2 Juni 2025.
Warga setempat secara antusias berkumpul untuk melestarikan kearifan lokal yang telah berlangsung secara turun-temurun ini.
Kegiatan yang berlangsung setiap tahun tersebut menjadi momentum kebersamaan sekaligus ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta atas hasil bumi yang melimpah.
Tradisi ini dilaksanakan setelah panen, sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah. Kegiatan ini juga dalam rangka memperingati HUT ke-84 Desa Banjarsari.
Kepala Desa Banjarsari, Daud Rizal mengatakan, banyak potensi yang bisa digagas untuk menjadi sumber ekonomi warga. Maka, dirinya melalui anggaran seadanya menggelar Pesta Rakyat dan Selamet Bumi sebagai bentuk mensyukuri nikmat, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan UMKM desa serta memperkenalkan sejarah Desa Banjarsari.
“Menggerakkan perekonomian masyarakat dan UMKM desa, menyadarkan bahwa pentingnya bersyukur terhadap Allah melalui acara Selamet Bumi, dan membangun kesadaran masyarakat untuk mencintai desanya dan memperkenalkan sejarah Desa Banjarsari,” kata Daud Rizal kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa, 3 Juni 2025.
Rizal menyampaikan bahwa dukungan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk kemajuan Pemdes Banjarsari yang dipimpinnya. Sebab, banyak potensi di Desa Banjarsari yang bisa digali.
“Tentu kita berharap ada perhatian kepada desa. Dengan hasil panen bumi yang melimpah tentu ini juga menjadi bagian dari ketahanan pangan Asta Cita Presiden,” tandasnya.
Dalam pelaksanaan acara tersebut ada yang menarik perhatian pengunjung, yakni keberadaan singkong berukuran jumbo. Singkong tersebut milik Sarja.
Singkong tersebut merupakan perkawinan antara singkong karet dengan singkong roti, dengan masa tanam minimal 1 tahun agar bisa dipanen.
“Alhamdulillah, dengan adanya kegiatan ini kami terbantu. Hasil panen bumi terjual dengan baik sehingga kami tidak kesulitan saat menjualnya,” kata Sarja, warga Kampung Cinangka, Desa Banjarsari.
Sedekah bumi merupakan tradisi masyarakat agraris yang sarat dengan nilai spiritual dan sosial.
Dalam tradisi ini, warga mempersembahkan hasil pertanian seperti padi, buah-buahan, dan makanan tradisional sebagai simbol terima kasih kepada Tuhan, serta penghormatan terhadap leluhur.
Biasanya, hasil bumi tersebut diletakkan dalam sesaji yang dihias dengan daun kelapa, janur, dan bunga.
Editor: Agus Priwandono











