LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan lingkungan masih rendah. Hingga akhir tahun 2024, baru 134 desa dari 340 desa di Lebak telah stof buang air besar sembarangan (BABS).
Asda III Setda Lebak Feby Hardian mengajak seluruh aparatur pemerintah dan elemen masyarakat bersama-sama mensukseskan salah satu program unggulan Bupati Hasbi Jayabaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dalam upaya mewujudkan Lebak Ruhay (rukun, hegar, aman, yakin). Karenanya, Pemkab lebak melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) perlu peran serta seluruh elemen masyarakat.
“Pemkab lebak berkomitmen terus berupaya peningkatan kualitas manusia untuk mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan sesuai dengan salah satu misi pemerintahan pusat,” kata mantan Camat Bojongmanik ini, Selasa 10 Juni 2025.
Dia mengatakan, Pemkab Lebak terus mengkampanyekan budaya hidup sehat kepada masyarakat. Pemkab Lebak terus berupaya menggalakan pola hidup sehat di lingkungan masyarakat salah satunya dengan gerakan Jumat bersih (jumsih).
“Tentunya, kegiatan apapun yang selama ini digalakannya akan sia-sia, apabila tidak didukung oleh semua elemen masyarakat. Karena itu, masyarakat harus sadar akan menjaga kebersihan lingkungan bersama-sama,” imbuhnya.
Dia menambahkan, Pemkab telah menginstruksikan Dinkes serta seluruh Camat, Kepala Desa (kades), Lurah, kepala Puskesmas dan tenaga kesehatan di desa-desa untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan.
Editor: Abdul Rozak











