SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Produksi sampah di Kabupaten Serang per harinya cukup tinggi yakni mencapai 1.290 ton per hari. Sampah didominasi oleh sampah-sampah rumah tangga atau sampah organik.
Pj Sekda Pemkab Serang, Rudy Suhartanto mengatakan, persoalan sampah di Kabupaten Serang perlu diselesaikan mulai dari hulu. Pasalnya produksi sampah harian yang sangat tinggi dan berasal dari sampah rumah tangga.
Untuk itu, penanganan sampah harus dilakukan mulai dari level desa. Apalagi saat ini anggaran dana desa dapat digunakan untuk penanganan persoalan sampah di level desa. Bahkan hal tersebut telah dideklarasikan oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.
“Secara nasional memang banyak kabupaten-kota yang sudah menjadi daerah kritis untuk pengolahan sampah. Sekaranglah kita mencoba menghimbau pada pemerintah desa dengan surat edaran Bupati itu. Ayo dong, desa mulai fokus, selesaikan sampah rumah tangganya di masing-masing desa,” katanya, Minggu 15 Juni 2025.
Ia mengatakan, saat ini produksi sampah di Kabupaten Serang sudah sangat tinggi yakni mencapai 1.290 ton per harinya yang didominasi oleh sampah rumah tangga sekitar 80 persen.
“Berarti kalau sampah rumah tangga adanya di masyarakat, adanya di desa. Kalau sampah dibuang sembarangan berarti ada tingkat kesadaran masyarakat mengolah sampah pribadinya rendah. Maka sosialisasi ke masyarakat desa menjadi kunci utama. Supaya sosialisasinya jalan di desa masif kemudian masyarakatnya mulai terbangun kesadarannya harus berangkat di desa,” ujarnya.
Pihaknya kemudian akan segera membuat surat edaran agar pemerintah desa dapat segera menindaklanjuti hal tersebut sehingga persoalan sampah bisa diselesaikan mulai dari hulu.
“Suara edaran 2 minggu sudah selesai sehingga bisa bisa lebih cepat. Tapi yang penting di edaran itu perencanaannya dari sekarang. Yang sanggup, dananya di perubahan 2025. Di 2026 semua desa wajib melaksanakannya,” tegasnya.
Reporter : Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aditya











