SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 75 ribu koperasi desa merah putih telah terbentuk se-Indonesia. Jumlah tersebut dinilai merupakan pencapaian yang luar biasa dan dapat menjadi wadah untuk pengembangan perekonomian masyarakat di Kabupaten Serang.
Dari total 80 ribu desa di Kabupaten Serang, terdapat sebanyak 75 ribu Kopdes yang sudah terbentuk yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia. Sementara untuk sebanyak kurang lebih 5 ribu desa lainnya yang belum terbentuk, tersebar diwilayah timur di Indonesia.
Kepala Biro Hukum dan Kerja sama pada Kementerian Koperasi dan UMKM, Henra Saragih mengatakan, koperasi desa merah putih sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat dan merupakan wujud nyata hadirnya negara di tingkat desa dalam mengorganisir potensi masyarakat secara kolektif.
“Koperasi desa ini juga membawa dan mendekatkan digitalisasi akses permodalan serta pengetahuan wirausaha desa kepada masyarakat di pedesaan,” katanya Rabu 2 Juli 2025.
Ia mengatakan, tercatat ada sebanyak 75 ribu Kopdes Merah Putih yang sudah terbentuk di Indonesia. Cepatnya proses pembentukan Kopdes Merah Putih karena adanya digitalisasi.
“Kalau tidak dilakukan secara digital ya, itu tidak akan mungkin. Nah, ini kami juga dari Kementerian Koperasi sebagai salah satu tugas yang sudah diperintahkan di dalam Inpres 9 2025 yaitu menata kelolakan koperasi desa kelurahan di 80 ribu desa dan kelurahan ini melalui sistem digital ya,” ujarnya.
Nantinya, akan ada satu aplikasi yang digunakan untuk membantu memasarkan produk-produk unggulan milik desa, aplikasi tersebut dapat diakses oleh seluruh masyarakat sehingga membuka market untuk potensi desa di masing-masing wilayah.
“Nanti akan kita buatkan satu aplikasi untuk memantau, untuk mendata koperasi desa yang ada di masing-masing daerah. Jadi enggak mungkin kita lepas itu 80.000 koperasi desa, harus kita link-kan mereka dalam satu aplikasi. Kita akan buat satu microsite per masing-masing desa kita buat website sederhana untuk untuk mem-profiling masing-masing koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ya,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











