SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Timnas voli putri Italia tampil paripurna pada Volleyball Nations League (VNL) 2025. Italia juara VNL 2025 putri dengan rekor impresif. Mereka tidak pernah kalah sepanjang turnamen.
Di partai puncak VNL 2025 di Atlas Arena, Polandia, Senin, 28 Juli 2025, Paola Egonu dkk. mengalahkan Brasil dengan 3-1 (22-25, 25-18, 25-22, 25-22).
Timnas Voli Putri Italia mencatatkan15 kemenangan dan hanya kalah delapan set.
Gelar ini menjadi gelar ketiga Timnas voli putri Italia di ajang VNL, setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2022 dan 2024.
Dengan capaian ini, Italia semakin menasbihkan statusnya sebagai salah satu kekuatan utama bola voli putri dunia saat ini.
Tahun ini, VNL mengusung format baru dengan total 18 tim peserta dan sistem degradasi yang mulai diterapkan.
Babak final di Polandia mempertemukan delapan tim terbaik, termasuk tuan rumah yang otomatis lolos.
Babak final bukan laga yang mudah untuk Italia. Di set pertama, Gil Azzurri sempat tertinggal terlebih dahulu. Namun, di tiga set berikutnya, peraih medali Emas Olimpide Paris ini merebutnya sekaligus semakin mengukuhkan status mereka sebagai pebguasa voli putri dunia.
“Perebutan medali emas sangat sulit dan Brasil pantang menyerah,” ujar pelatih kepala Italia, Julio Velasco, dikutip RADARBANTEN.CO.ID di lamanreami VNL, Senin, 28 Juli 2025.
Velasco mengaku, timnya belum memainkan voli terbaik saat melawan Brasil. Meski demikian, para pemainnya terus berjuang sepanjang waktu untuk mengamankan kemenangan.
“Kami tidak bermain voli terbaik, tetapi kami berjuang sepanjang waktu dan para pemain cadangan kami mampu masuk dan membuat perbedaan bagi kami. Saya sangat bangga dengan tim ini. Ini adalah kelompok pemain yang istimewa, yang memiliki banyak bakat, tetapi juga memiliki mentalitas yang hebat dan kemauan untuk bekerja keras setiap hari,” katanya.
Italia menjadi tim nasional kedua yang berhasil menjuarai VNL putri dalam tiga musim berbeda, menyusul Amerika Serikat yang menang pada tahun 2018, 2019, dan 2021, kemudian Turki menjadi juara pada tahun 2023.
Editor: Agus Priwandono











