SERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Timnas Voli Putra Indonesia mesti puas keluar sebagai runner up pada leg 1 SEA V League 2025 di Filipina.
Pada laga pamungkas yang digelar
di Candon City Arena, Filipina, Minggu, 13 Juli 2025, tim Garuda menggilas tuan rumah Filipina tanpa ampun dengan skor 3-0 (25-19, 25-17, 25-17).
Kemenangan atas Filipina ini membawa Boy Arnez dkk. ke posisi kedua klasemen akhir, menggeser Vietnam.
Thailand berhasil mempertahankan gelar SEA V League yang mereka raih tahun 2024 lalu dengan 9 poin.
Dari empat partai, Thailand hanya terpeleset saat kalah dari tuan rumah Filipina 0-3. Sementara, saat bersua Indonesia, Vietnam dan Kamboja, Thailand meraih kemenangan.
Indonesia mesti puas berada di posisi kedua dengan 8 poin, hasil dari menang atas Kamboja 3-0, Vietnam 3-2, dan Filipina 3-0. Namun, saat melawan Thaliand, tim Garuda takluk 1-3.
Vietnam berada di peringkat ke-3 dengan 7 poin. Tuan rumah Filipina di peringkat ke-4 dengan 5 poin.
Leg kedua SEA V League akan digelar pada 16-20 Juli 2025 di GOR Velodrome, Rawamangun, Jakarta.
Pada laga terakhir Thailand yang bertanding terlebih dahulu berhasil menyegel gelar juara leg pertamq SEA V League menggelias Kamoboja dengan 3-0.
Kemenangan Thailand atas Kamboja 3-0 itu menyebabkan laga Indonesia vs Filipina sudah tak menentukan perebutan gelar juara, apa pun hasilnya. Laga ini hanya memperebutkan peringkat peringkat kedua.
Meskipun sudah tak menentukan lagi untuk menjuarai event raja voli putra di kawasan ASEAN, namun Boy Arnez dkk tampil lebih bersemangat dan tanpa beban.
Dari awal set pertama, anak asuh Jeff Jianf Jie yang tampil tanpa opside utama Rivan Nurmulki tampil solid saat menyerang melalui dua opposide hitter Boy Arnez dan Farhan Halid, begitu juga saat bertahan di set pertama Indonesia tak tersentuh Filipina yang pada laga pembuka membantai Thailand 3-0. Indonesia pun unggul 25-19.
Di babak kedua, keadaan gak berubah. Filipina seolah kehabisan bensin, sehari kemarin bermain lima set saat menghadapi Vietnam.
Pada set kedua, Indonesoa kembali menang dengan 21-17.
Pada laga set ketiga, keadaan tidak berubah meski didukung ribuan pendukung yang hadir di stadion. Filipina tak bisa mengimbangi permainan Indonesia dan kembali menelan kekalahan 17-25.
Editor: Agus Priwandono











