SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Timnas voli putra Indinesia finis keenam di AVC Nations Cup 2025. Turnamen ini baru rampung digelar di Bahrain, 24 Juni 2025.
Indonesia terhenti di perempat final setelah kalah 1-3 dari Pakistan.
Kekalahan tersebut masih sulit diterima oleh voli mania Tanah Air yang menilai, selayaknya Rivan Nulmulki dkk. bisa tampil di semi final, bahkan final dengan materi yang dimililki pelatih Jeff Jiang Jie.
Sebab, kekuatan Timnas voli putra Indonesia saat ini terbilang mewah. Karena, berisi para pemain top seperti Rivan Nurmulki, Farhan Halim, Fahri Septian, dan Doni Haryono.
Selain taktik Jeff Jiang Jie yang disorot oleh voli mania Tanah Air, juga performance dua libero garuda, Hendrik Agel dan Ruby Rahmanto, yang tidak maksimal.
Hujatan dari voli mania Tanah Air terhadap dua libero Timnas itu tak luput dari perhatian pemain senior Timnas, Rivan Nurmulki, opposite yang mengemas 79 poin dengan rincian 75 angka dari attack, tiga block, dan satu ace.
Hal tersebut membuat Rivan buka suara.
Dalam sebuah video yang ia unggah di akun YouTube pribadinya, Sabtu, 28 Juni 2025 malam WIB, Rivan memberi pembelaan kepada kedua koleganya tersebut.
“Jadi guys aku tuh hanya mau nanggepin aja yang lagi viral. Ya, banyak komen masalah AVC banyak menghujat libero. Sebenarnya kasihan mereka juga, sebenarnya gak pengen main jelek, pasti kan pengen yang terbaik kan,” kata opposite klub Jepang, Wolfdogs Nagoya ini.
Menurutnya, dengan pemanggilan secara mendadak untuk menggantikan tiga orang rekannya yang izin, penampilannya kedua libero itu sudah cukup makskmal.
“Cuma ya gimana, yang namanya kemampuan ya itu kan. Ya di sisi lain emang mendadak juga sebelumnya yang dipanggil itu bukan mereka. Cuman ada 3 pemain yang izin dengan alasan nikah atau yang satu gak tau alasannya apa. Tapi, karena mereka dapat izin gantinya libero ya teman-teman yang sekarang,” jelasnya.
Ia mengakui, sebenarnya bukan hanya dua libero saja yang pernah tampil blunder pada even AVC Nations Cup 2025, tapi semua pemain.
“Ya, support aja lah dengan persiapan yang mepet. Sebenarnya kasihan seh, ya gak mereka aja, kita akuin semua banyak yang main blunder. Tapi kan main blunder itu kan ada sebabnya sih ya,” tukas eks pemain BIN Jakarta ini.
Editor: Agus Priwandono











