SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang telah menerima 790 pengajuan pembuatan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) sejak bulan Januari hingga Juni 2025.
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kota Serang, Tanlia Raya, menyebut angka tersebut menunjukkan antusiasme warga terhadap layanan Jamkesda.
“Sejak Januari hingga akhir Juni 2025, jumlah permohonan Jamkesda sudah mencapai 790 pengajuan,” ujar Tanlia, Minggu, 13 Juli 2025.
Tanlia menjelaskan, saat ini terdapat lima rumah sakit yang bekerja sama dalam program Jamkesda Kota Serang, yaitu RSUD Kota Serang, RSDP Serang, RD Kencana (DKT), RS Sari Asih, dan RS Citra Arafiq.
Sebagai perbandingan, pada tahun 2024 lalu, Dinsos mencatat sebanyak 1.511 permohonan Jamkesda. Artinya, hingga pertengahan tahun ini, jumlah permohonan sudah menyentuh lebih dari 50 persen dari total pengajuan tahun sebelumnya.
“Kalau dilihat dari tren ini, bisa dikatakan tahun ini ada peningkatan. Salah satu faktornya mungkin karena adanya promosi dan ajakan dari Pak Walikota,” katanya.
Tanlia juga menyebutkan, sebagian besar penggunaan Jamkesda diperuntukkan bagi warga yang hendak melahirkan.
“Rata-rata digunakan untuk biaya persalinan,” ungkapnya.
Terkait prosedur pengajuan, warga diminta menyiapkan data diri, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM), dan surat pengantar rawat inap dari rumah sakit.
“Langkah awalnya, datang dulu ke rumah sakit dan sampaikan ingin menggunakan Jamkesda. Nanti akan dibuatkan surat pengantar untuk dibawa ke Dinsos,” jelas Tanlia.
Tanlia menegaskan, hingga saat ini seluruh permohonan yang diajukan telah diterima tanpa ada satu pun penolakan.
“Alhamdulillah, sejauh ini belum ada yang ditolak,” katanya.
Editor: Bayu Mulyana











