PANDEGLANG,RADARBANTEN.CO.ID-Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bangkonol, Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang terancam ditutup oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
Penutupan dapat dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup karena pengelolaan TPA Bangkonol disinyalir masih menggunakan metode open dumping atau sistem pembuangan sampah di mana sampah dibuang begitu saja di tempat terbuka tanpa adanya penutupan, perataan, atau pengolahan lanjutan.
Waktu penutupan dapat dilakukan oleh KLH dalam waktu 180 hari setelah melayangkan surat peringatan atau warning kepada Pemkab Pandeglang melalui Dinas Lingkungan Hidup.
Wakil Bupati Pandeglang Iing Andri Supriadi mengatakan, pengelolaan TPA Bangkonol ini sudah ada peringatan dari Kementerian Lingkungan Hidup.
“Bahwa sudah tidak sesuai dengan ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup. Karena sekarang masih open dumping,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, usai rapat Paripurna di DPRD Kabupaten Pandeglang, Senin 14 Juli 2025.
Wabup Iing menjelaskan, kalau masih open dumping berarti belum ada pengelolaan sampah sesuai aturan, sehingga TPA Bangkonol terancam ditutup.
“Nah untuk bisa melakukan pengelolaan yang baik itu kita membutuhkan anggaran kurang lebih sekitar Rp30-Rp40 Miliar. Nah kalau APBD Pandeglang harus menganggarkan dari mana uangnya, karena kita lagi menghadapi defisit,” katanya.
Ketika APBD mengalami defisit, Wabup Iing menjelaskan, jalan satu-satunya menjadi solusinya ialah dengan melakukan kerjasama antar daerah yang menguntungkan.
“Jadi Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang ketikapun melakukan kerjasama dengan Tangerang Selatan dalam kaitan sampah (menampung sampai dari Tangsel), insyaallah dampak manfaatnya akan dirasakan oleh masyarakat. Kalau TPA Bangkonol ditutup lantas, masyarakat Pandeglang pun mau buang sampah ke mana,” katanya.
TPA Bangkonol menjadi satu-satunya andalan saat ini karena TPA Bojong Canar sudah ditutup. Kemudian TPA Cigeulis belum beroperasi.
“Satu-satunya TPA Bangkonol ditutup maka masyarakat Pandeglang mau buang sampah ke mana. Sehingga kita harus mencari solusi solutif untuk menyelamatkan TPA Bangkonol dengan cara kerjasama Tangerang Selatan ini,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Agung S Pambudi











